√Budidaya Ikan Baung®

Cara-Budidaya-Ikan-Baung-di-Kolam-Terpal

Ikan Baung adalah salah satu ikan yang sering dimakan dan memiliki banyak peminat. Ikan Baung sendiri memiliki bentuk yang menyerupai ikan lele. Perbedaannya adalah bahwa kulit ikan memiliki kulit yang halus dan tubuh yang langsing dibandingkan dengan ikan lele.

Cara-Budidaya-Ikan-Baung-di-Kolam-Terpal

Karena memiliki tubuh langsing, pembuatan ikan sering disebut sebagai duri. Anda dapat dengan mudah menemukan ikan yang hidup di air tawar sungai.

Ikan Baung termasuk ikan, yang populer dan disajikan sebagai suguhan karena mengandung daging dengan rasa yang enak. Selain itu, daging ikan ini cukup empuk dan harganya murah. Ikan Baung tidak hanya memiliki rasa yang lezat, tetapi ternyata memiliki banyak keuntungan untuk menyembuhkan berbagai penyakit. Tidak heran jika begitu banyak orang menanam ikan baung.

Saat Anda memanen ikan baung berkualitas dan bernilai jual tinggi. Ada beberapa hal yang perlu Anda pertimbangkan untuk memastikan kualitas ikan umpan. Mereka juga mengikuti jejak kambing Jawa tanpa Ngarit.

Jika Anda ingin mendapatkan hasil maksimal, Anda perlu mempertimbangkan kualitas air, kualitas pakan yang Anda berikan, dan kondisi kolam terpal yang Anda gunakan saat memilih bibi Anda.


Cara Budidaya Ikan Baung

Berikut ini terdapat beberapa cara budidaya ikan baung di dalam kolam yang baik, terdiri atas:


1. Pemilihan lokasi

Hal pertama yang harus diperhatikan ketika menarik ikan adalah memilih lokasi di mana kolam itu berada. Kolam untuk akuakultur di Baung haruslah kolam dengan air yang tenang. Ini tidak jauh berbeda dari jenis budidaya ikan lainnya. Karena tanah tambak yang baik adalah tanah dengan struktur yang kuat, dapat menampung air, tanah subur dan tidak berbatu. Dan memiliki sumber air yang mengalir sepanjang tahun dan tidak mudah kering. Sehingga kolam tidak akan mengalami kekeringan. Pastikan sumber air tidak terkontaminasi oleh limbah dan zat beracun.


2. Suhu air

Sifat fisik dan kimia air, seperti suhu air, sebaiknya antara 26 dan 30 ° C, pH harus berada dalam kisaran 4 hingga 9 ppm, kandungan oksigen terlarut harus setidaknya 1 mg / liter dan optimal 5 hingga 6 ppm dan konten NH3 harus kurang dari 1,5 ppm.


3. Konstruksi kolam

Bentuk kolam harus persegi panjang, bentuk tanggul trapesium dengan kemiringan 1: 1 dan bagian atas tanggul harus ditanam dengan tanaman air untuk menghindari erosi. Ketinggian bendungan adalah antara 1,5 – 2 m, yang dapat dibuat dari tanah atau dinding.


4. Pemilihan benih

Salah satu hal yang perlu Anda pertimbangkan sebelum membudidayakan baung adalah pemilihan benih. Sangat penting untuk berhati-hati, karena benih menentukan kualitas panen. Pastikan benih yang Anda beli tidak rusak dan berasal dari orang tua yang baik. Anda juga bisa meniru budidaya ikan betta koi.


5. Siapkan kolam terpal

Sebelum menggunakannya untuk pembesaran ikan, lebih baik mengeringkan kolam terlebih dahulu. Kemudian tambahkan kapur CaCO3 dan pastikan bahwa dosis tahunan adalah 180 – 370 kg / ha. Ini bertujuan untuk membunuh predator dan hewan yang dapat membahayakan ikan peliharaan Anda. Perhatikan juga keasaman tanah dan air kolam. Anda dapat menggunakan pupuk dengan 1 kg / m2 pupuk organik per periode. Atau Anda juga bisa menyediakan pupuk anorganik 1 gram / m2 per periode.


6. Waktu perbanyakan benih

Penyebaran benih ikan umpan juga memainkan peran penting. Stocking lebih baik jika Anda melakukannya di pagi atau sore hari. Ini untuk mencegah benih ikan Baung menghindari panas matahari. Karena pada siang hari, air biasanya memiliki suhu panas dan dapat menyebabkan stres dan bahkan kematian.


7. Perhatikan ketinggian air

Anda juga perlu memastikan ketinggian air di kolam, ketinggian minimum 0,5 m dan aliran air kurang dari 10-15 liter / detik per hektar. Sebelum Anda menaruh air di kolam. Pastikan air saluran masuk memiliki filter. Agar hama dan kotoran tidak masuk ke dalam kolam.


8. Menjaga kualitas air

Ikan Baung adalah jenis ikan yang mudah dipelihara. Namun jangan abaikan untuk mengabaikan kualitas air di kolam. Karena jika ingin memanen budidaya berkualitas tinggi, Anda juga harus memperhatikan kondisi air. Anda harus mengisi kolam terpal dengan air berkualitas baik. Karena kualitas air yang baik meningkatkan pertumbuhan ikan umpan yang baik.


9. Sebarkan benih

Saat membagikan benih, Anda harus memperhatikan berbagai hal. Anda harus mendistribusikan benih setelah meninggalkan air selama 1 bulan. Di kolam ikan Baung lebih baik jika kedalaman air kira-kira. 50 – 80 cm. Untuk benih yang Anda tabur, mereka harus menimbang 2 – 3 gram dengan kepadatan tebar 60 – 100 per meter.


10. Memberi makan

Memberi makan ikan sama dengan budidaya ikan. Yaitu makan hingga tiga kali sehari. Makan pagi dan sore. Perhatikan juga kandungan nutrisi pakan. Pastikan bahwa setiap pemberian mengandung 30% protein, 10-25% karbohidrat dan 25% lemak. 781-2 SP pellet ikan dapat digunakan untuk pakan yang digunakan. Anda juga dapat menyediakan makanan tambahan seperti Dedek, ikan asin, atau jagung yang Anda giling menjadi satu. Anda juga bisa meniru cara membiakkan ikan Arwana.


11. Perawatan

Tentu saja, Anda tahu apakah cuaca panas akan menguapkan air kolam. Anda perlu mengisi ulang air hingga 3 hari, karena air kolam yang tenang menjaga sirkulasi air. Oleh karena itu perlu untuk menambah dan mengurangi air kolam.


12. Pengendalian hama

Hama dan penyakit akan menjadi salah satu faktor yang menentukan keberhasilan panen. Jika Anda memancing ikan, Anda harus rajin mengendalikan kolam setiap hari. Sehingga hewan yang mengganggu seperti ular beras, biawak dan lainnya tidak masuk ke kolam terpal. Anda juga bisa memberi vitamin ikan hingga 3 hari, yang pertama kali Anda campur dengan pakan.


13. Peralatan untuk budidaya ikan

Baung jelas membutuhkan peralatan penting dalam budidaya ikan. Seperti pengiriman bibit ikan baung, parabola dan selang, ember, terpal, jaring, wadah dan tabung. Jangan lewatkan pompa air juga. Anda juga membutuhkan peralatan kebersihan, drum, dan banyak lainnya.


Demikian Pembahasan Tentang 13 Cara Budidaya Ikan Baung di Kolam Terpal yang Baik

Semoga Penyampaian dalam Artikel ini Bermanfaat Bagi Semuanya…!!!


Share this:

√Ikan Air Tawar®

Ikan-Air-Tawar-Konsumsi

30 Jenis Ikan Air Tawar Konsumsi, Harga dan Gambarnya – Banyak sekali jenis ikan air tawar yang dapat dikonsumsi di Indonesia. Selain itu, rasa ikan air tawar tidak kalah enaknya dengan ikan dari laut. Jika kita sering mengonsumsi ikan air tawar, tubuh kita juga akan sehat dan bugar. Karena ikan ini memiliki manfaat yang kaya.

Ikan-Air-Tawar-Konsumsi

Harga ikan air tawar di pasar ikan dominan lebih murah daripada harga ikan air laut. Ini dipengaruhi oleh biaya dan energi untuk mendapatkan ikan. Di sini posisi ikan air tawar lebih mudah didapat daripada air laut. Jenis ikan air tawar apa yang akan didistribusikan kali ini?


Jenis Ikan Air Tawar Konsumsi

Berikut dibawah ini terdapat beberapa jenis ikan air tawar konsumsi, terdiri atas:


  1. Ikan Gurame

Ikan Gurame

Ikan yang sering ditemukan di restoran ini adalah ikan yang memiliki daging padat dan gurih. Persiapan khusus dari ikan mas biasanya dalam bentuk ikan mas asam manis dan ikan mas panggang. Harga ikan mas relatif mahal. Ikan ini biasanya dijual dengan harga Rp. 25.000 / kg.


  1. Ikan Lele

Ikan Lele

Jika Anda melewati jalan raya di malam hari, banyak dari kita memenuhi menu lele ini di pinggir jalan. Lele memang menjadi menu yang populer.

Ikan yang biasanya diolah menjadi lele goreng dan ikan lele goreng mengandung vitamin D yang cukup tinggi dan rendah asam lemak omega-3 dan tinggi asam lemak omega-6.

Harga ikan patin relatif murah. Di pasaran lele biasanya dijual dengan harga Rp.24.000, – / kg.


  1. Ikan Keting

Ikan Keting

Itulah nama umum yang diberikan untuk konsumsi ikan air tawar ini. Banyak nama diberikan untuk ikan yang satu ini, seperti kating, ririgi, libere, senggiringan, ndaringan, dan tendon.

Ikan ini memiliki kumis panjang, 3 sengatan atau patil, dan kulitnya halus. Anda harus hati-hati dengan tumpukan ikan yang satu ini. Karena jika kita mendapatkan tumpukan ini, kita akan menderita rasa sakit yang tak tertahankan untuk demam.


  1. Ikan Mas

Ikan Mas

Ikan yang memiliki rasa lezat juga banyak dibudidayakan di akuarium. Ini karena warna sisik ikan yang sangat indah. Jadi jangan heran jika banyak orang menyimpan ikan ini sebagai ikan hias daripada mengkonsumsinya.

Harga ikan mas tergolong menengah ke bawah. Ikan mas biasa dijual dengan harga Rp.24.000 / kg.


  1. Ikan Mujair

Ikan Mujair

Ikan yang akrab, bergizi, dan memiliki daging yang lezat kebanyakan ditemukan di sungai dan rawa. Banyak yang menyimpan ikan ini di kolam atau kolam.

Harga ikan nila cukup murah. Di mana ikan muajair biasanya dijual dengan harga Rp.24.000 / kg.


  1. Ikan Nila Merah

Ikan yang mirip dengan ikan nila ini tergolong ikan yang memiliki rasa yang tidak kalah enaknya dengan ikan air tawar lainnya. Selain itu, ikan ini juga mudah dibudidayakan.

Harga nila merah tergolong menengah ke bawah. Di mana nila merah biasanya dijual dengan harga Rp. 17.500, – / kg.


  1. Ikan Nila Hitam

Ikan Nila Hitam

Ikan yang memiliki rasa sangat lezat ini adalah ikan yang kaya akan manfaat. Beberapa manfaat nila hitam adalah sebagai berikut:

  • Dapat mengencangkan otot
  • Sebagai sumber kalori rendah kalori
  • Dapat mengaktifkan hormon serotin
  • Dapat meningkatkan kecerdasan otak

Ketersediaan nila hitam relatif melimpah. Jadi tidak heran lagi jika harga nila hitam relatif lebih murah. Harga nila hitam biasanya dijual dengan harga Rp. 25.000 / kg.


  1. Ikan Tombro

Ikan Tombro

Kandungan protein yang relatif tinggi dari ikan tombro ini memiliki banyak peminat. Selain itu, tombro memiliki daging yang lezat dan lezat.

Anda dapat menemukan tombro di daerah sungai atau danau. Terutama tempat yang tidak terlalu dangkal dan air yang mengalir. Ikan ini juga suka hidup berkelompok.


  1. Ikan Wader

Ikan Wader

Siapa yang tidak kenal ikan penyeberang yang satu ini. Ikan ini yang sangat populer di masyarakat Asia Tenggara dan India adalah ikan yang memiliki banyak permintaan.

Ikan wader dapat ditemukan di rawa atau sungai. Biasanya ikan wader diproses sebagai lauk sayuran atau hanya makanan rigan. Harga ikan wader biasa dijual dalam jumlah Rp.17.000 / kg.


  1. Ikan Baung

Ikan Baung

Ikan ini, yang biasanya diproses dengan dipesmol atau acar kuning dan dipanggang, biasanya memiliki daging yang sangat lezat. Ikan Baung dapat tumbuh hingga 20 kg per ekor.


  1. Ikan Bawal

Ikan yang sering berjalan beriringan dengan udang biasanya berenang dengan membentuk kelompok-kelompok kecil. Harga bawal cukup murah. Ikan Bawal biasanya dijual dengan harga Rp.10.000, – / kg.


  1. Ikan Belida

Ikan Belida

Ikan ini, yang memiliki nama lain, ikan pisau kembali atau lopis, adalah habitat alami di sungai Musi, tepatnya di Sumatera Selatan. Tetapi sekarang Anda dapat menemukan ikan ini di Jawa, Kalimantan, atau di Semenanung Malaya.

Ikan belida di Palembang biasanya diolah menjadi kerupuk atau pempek. Tetapi karena ikan ini jarang ditemukan, pempek diganti dengan makarel.


  1. Ikan Belut

Ikan Belut

Ikan panjang dan licin ini memiliki banyak bahan yang baik untuk tubuh manusia. Manfaat ikan sidat adalah sebagai berikut:

  • Sebagai pencegahan anemia
  • Tingkatkan stamina
  • Pengobatan kanker
  • Sumber protein

Harga belut cukup tinggi. Ikan sidat biasanya dijual dengan harga Rp.35.000 / kg.


  1. Ikan Betok

Ikan yang memiliki banyak kandungan gizi adalah ikan yang tidak banyak disukai oleh kebanyakan orang. Namun jika kita mengkonsumsi ikan ini, kita akan mencegah kepikunan, meningkatkan kecerdasan, mencegah osteoporosis, dan banyak manfaat lainnya.

Ikan betok cukup mudah ditemukan. Ikan betok biasanya hidup di sungai, sawah, rawa, atau bahkan parit. Anda bisa memancing ikan ini dengan umpan kriket atau cacing.


  1. Ikan Betutu

Ikan Betutu

Mungkin ikan betutu belum terkenal di dunia masakan Indonesia. Namun nama ikan ini dikenal luas di berbagai belahan dunia.

Ikan betutu juga memiliki daging yang lezat dan mahal. Ikan ini biasanya dijual dengan harga Rp 150.000 hingga Rp 180.000 / kg.


  1. Ikan Biawan

Ikan Biawan

Ikan yang memiliki daging dan telur lezat bisa tumbuh mencapai telapak tangan orang dewasa. Ikan yang masih satu keluarga dengan ikan mas adalah ikan yang unik. Mereka akan menghubungi mulut saat bertemu dengan ikan serupa.

Di Kabupaten Kutai Kartanegara, distribusi ikan cukup merata. Mereka sebagian besar ditemukan di sungai atau di rawa-rawa selama musim kemarau. Orang biasanya menangkap ikan ini menggunakan jaring yang memiliki pelampung.


  1. Ikan Bilih

Ikan ini, yang biasanya diolah dengan cara dikeringkan dan direndam, merupakan ikan konsumsi penting di Sumatera Barat. Total produksi bilih di Danau Singkarak pada tahun 2003 mencapai 352,3 ton.


  1. Ikan Gabus

Konsumsi ikan air tawar dari gabus atau ikan kutukan adalah ikan yang biasa ditemukan di perairan yang hampir punah. Seperti danau, sungai, rawa, sawah, hingga saluran air di dekat rumah kita.

Ikan gabus biasanya memakan makanan seperti berudu, katak, serangga, hingga ikan kecil. Oleh karena itu ikan ini sering dianggap hama jika mereka memasuki kolam budidaya ikan.


  1. Ikan Hampala

Ikan Hampala

Selain disukai sebagai konsumsi ikan air tawar, pemancing ikan juga menyukai ikan yang satu ini. Anda dapat menemukan ikan berlubang di reservoir, danau, atau di sungai yang mengalir deras, dasar berlumpur atau berpasir, dan jernih.

Ikan berlubang ini termasuk ikan predator. Mereka akan memangsa ikan yang lebih kecil darinya.


  1. Ikan Jelawat

Ikan Jelawat

Ikan yang tersebar di Sumatra, Kalimantan, Malaysia, dan Thailand adalah ikan pemakan tumbuhan (Herbivora). Istilah lain dari ikan tersebut adalah ikan berlemak hitam dan ikan sultan.

Ikan jelawat sebagian besar dibudidayakan dengan keramba bambu seperti di Riau, Jambi, Kampar, dan Kalimantan. Berat ikan jelawat bisa mencapai 10 kg per ekor.


  1. Ikan Jendil

Ikan Jendil

Ikan air tawar konsumsi selanjutnya dan banyak ditemui di bengawan solo ini merupakan ikan jendil. Ikan ini biasa diolah menjadi sayur lodeh atau hanya digoreng biasa.

Ikan ini sejenis dengan ikan patin. Perbedaannya, ikan jendil memiliki tubuh yang lebih kecil dan memanjang serta lemaknya relatif sedikit.


  1. Ikan Nilem

Ikan Nilem

Ikan yang banyak dibudidayaakan di daerah Tasikmalaya ini merupakan ikan yang banyak mengandung sodium glutamat dalam tubuhnya. Hal ini disebabkan ikan nilem ini sering memakan makanan seperti ganggang air atau phytoplankton. Rasa ikan nilem lebih gurih dari ikan air tawar lainnya.

Selain itu ikan nilem juga mempunyai banyak manfaat untuk kita. Berikut manfaat ikan nilem lainnya:

  • Dapat menghilangkan pegal-pegal
  • Dapat melancarkan peredaran darah
  • Dapat menghilangkan jaringan kulit mati
  • Dapat menghilangkan stress
  • Dapat menghilangkan kulit pecah-pecah

Dan masih banyak lagi manfaat dari ikan nilem ini. Harga ikan nilem biasa dijual dengan nilai Rp.12.000,- s/d Rp.14.000,- /kg.


  1. Ikan Patin

Ikan Patin

Ikan yang masih satu keluarga dengan ikan lele ini merupakan ikan yang memiliki kandungan gizi yang cukup tinggi. Ikan patin memiliki rasa yang tidak kalah nikmat dengan ikan lele. Oleh karena itu jangan lewatkan untuk menyediakan menu istimewa ikan patin di meja makan anda.

Harga ikan patin biasa dijual dengan harga Rp.16.000,- /kg.


  1. Ikan Tambera

Ikan Tambera

Ikan yang masih satu keluarga dengan ikan mas ini tergolong makanan kelas menengah ke atas. Ikan yang banyak ditemui di sungai yang berarus deras ini dapat mencapai panjang hingga 1 meter.

Sebutan lain dari ikan tambera atau semah adalah ikan tambra untuk daerah Jawa, ikan Kancra untuk daerah Sunda, ikan curong atau batak untuk daerah Toba, ikan sapan untuk daerah Kalimantan, dan ikan kelah atau ikan mahseer untuk Malaysia.


  1. Ikan Seluang

Ikan Seluang

Ikan yang bertubuh kecil ini jika digoreng hingga kering menghasilkan daging yang gurih serta renyah. Di daerah Sumatra Selatan biasa menyebut ikan ini dengan sebutan ikan seluang batang.

Ikan seluang ini selain dimanfaatkan sebagai ikan konsumsi, ikan ini juga dapat menyembuhkan oestoporosis (pengeroposan tulang). Hal ini dikarenakan ikan seluang memiliki kandungan kalsium yang tinggi.


  1. Ikan Sepat

Ikan Sepat

Jika anda sering mengkonsumsi ikan sepat, anda layak saya acungi jempol. Ikan yang biasa diolah sebagai ikan asin atau hanya hiasan akuarium ini merupakan ikan yang kaya manfaat. Berikut manfaat ikan sepat bagi tubuh:

  1. Dapat menstabilkan tekanan darah tinggi
  2. Mengurangi resiko stroke
  3. Mengurangi resiko kanker
  4. Kaya vitamin B2 dan Vitamin D yang baik untuk kesehatan tulang dan kulit.
  5. Kaya omega 3 yang dapat mencegah penuaan dini

  1. Ikan Sidat

Ikan Sidat

Kandungan gizi yang tinggi membuat ikan sidat menjadi ikan konsumsi yang patut di coba. Negara yang merupakan importir dan konsumen terbesar dunia adalah Amerika, Jepang, Eropa, dan Taiwan.

Mungkin banyak orang yang mengira ikan ini mirip dengan ikan belut. Belut dan sidat ini beda jauh. Perbedaan ikan sidat dan ikan belut adalah sebagai berikut:

  • Ikan sidat biasa hidup di air, sedangkan belut biasa hidup di lumpur.
  • Di kepala ikan sidat terdapat sirip, sedangkan kepala ikan belut tidak ada sirip.

Harga ikan sidat biasa dijual dengan kisaran Rp.160.000,- s/d Rp.245.000,- /kg.


  1. Ikan Tawes

Ikan Tawes

Di dunia internasional ikan ini lebih dikenal dengan sebutan ikan Silver Barb dan Java Barb. Ukuran tubuh ikan yang sedang dan banyak dibudidayakan di kolam ini merupakan jenis ikan yang juga banyak dikonsumsi oleh masyarakat. Khususnya daerah Asia Tenggara.

Kerabat ikan nilem ini mempunyai banyak julukan nama di Indonesia. Seperti sebutan ikan badir untuk daerah jawa, ikan lawak atau lalawak untuk daerah melayu, dan ikan turub hawu untuk daerah sunda. Ada pula yang menyebut ikan ini dengan sebutan ikan lampam jawa.


  1. Ikan Toman

Ikan Toman

Ikan air tawar yang digemari selanjutnya adalah ikan toman. Ikan yang biasa dimasak dengan olahan gulai, bakar, dan sup ini memiliki daging yang putih dan lembut. Ikan toman ini biasanya juga dijadikan ikan asin dan dijual di daerah jawa.

Para penggila mancing menyukai ikan yang satu ini karena tarikannya yang kuat. Hal inilah yang disukai para pemancing. Hingga di negara Singapura memelihara ikan toman ini di saluran air dan kolam-kolam sebagai arena rekreasi memancing.

Ikan toman muda meiliki warna yang indah. Maka tak heran selain ikan ini digunakan sebagai ikan konsumsi ikan ini juga dimanfaatkan sebagai ikan hias.


  1. Ikan Pedih

Ikan Pedih

Jenis ikan air tawar konsumsi selanjutnya adalah ikan pedih. Ikan ini memiliki banyak sebutan, seperti ikan batak (Danau Toba Sumatra Utara), ikan larangan (Sumatra Barat), ikan semah (Sumatra Selatan), ikan dewa atau keramat (Kuningan dan Semedang), ikan kebaro, ikan kerling, dan ikan gegaring

Anda dapat menemukan ikan ini pada habitat aslinya yaitu di Aceh Tengah. Arti nama ikan pedih di sana adalah ikan yang sebenarnya atau rajanya dari para ikan. Konon, hanya raja dan tokoh masyarakat saja yang boleh mengkonsumsi ikan pedih ini. Oleh karena itu ikan pedih digunakan sebagai lambang kesejahteraan masyarakat Aceh Tengah.

Ikan pedih adalah ikan yang tergolong mahal. Karena ikan ini termasuk ikan yang jarang ditemukan. Hampir sulit menemukan ikan yang satu ini di pasar setiap hari. Harga ikan pedih di jawa tengah dihargai Rp.650.000,- /kg.


Demikian Pembahasan Tentang 30 Jenis Ikan Air Tawar Konsumsi, Harga dan Gambarnya

Semoga Penyampaian dalam Artikel ini Bermanfaat Bagi Semuanya…!!!


Share this:

√Budidaya Ikan Hias Air Tawar®

Cara-Budidaya-Ikan-Hias-Air-Tawar

8 Cara Budidaya Ikan Hias Air Tawar yang Baik & Benar Bagi Pemula – Budidaya ikan hias air tawar ternyata mampu memberikan kehidupan bagi banyak orang yang menekuninya. Selain orang suka akan keindahan ikan hias ,banyak pula orang yang menggantungkan hidupnya dari membudidayakan dan memasarkan ikan hias yang jenisnya bermacam-macam. Tak jarang beberapa petani yang semula menekuni budidaya ikan konsumsi seperti ikan lele, ikan nila, guramih dan lain sebagainya beralih menekuni budidaya ikan hias.

Cara-Budidaya-Ikan-Hias-Air-Tawar

Semua itu dilakukan karena peluang usaha dan potensi ekonomis budidaya ikan hias lebih menggiurkan dibandingkan dengan ikan konsumsi. Dengan pola pemeliharaan dan pemberian makanan yang hampir sama dengan ikan konsumsi , budidaya ikan hias mampu menghasilkan pemasukan yang lebih besar karena harga ikan hias lebih mahal. Kunci membudidayakan ikan hias adalah telaten dan senang di dalam memeliharanya (Annonymous, 2011).

Usaha budidaya ikan hias merupakan salah satu usaha yang memberikan alternatif sumber penghasilan untuk meningkatkan pendapatan petani/pengusaha ikan hias. Usaha budidaya ikan hias cukup prospek dikembangkan. Hal ini disebabkan dalam budidaya ikan hias memiliki keunggulan-keunggulan sebagai berikut :

  1. Teknologinya mudah diserap dan diterapkan, karena teknologi yang digunakan cukup sederhana
  2. Budi daya Ikan Hias Dapat diusahakan skala rumah tangga/ usaha kecil, tidak membutuhkan lahan yang luas
  3. Perputaran modal cepat, dapat dipanen dalam jangka waktu yang singkat.
  4. Budi daya ikan Hias mampu Menyerap tenaga kerja.
  5. Pasar yang menjanjikan baik domestik maupun ekspor

Cara Budidaya Ikan Hias Air Tawar

Untuk mendapatkan hasil budidaya ikan hias air tawar yang baik dapat dilakukan dengan selalu menjaga kualitas dan kuantitasnya. Dalam menjaga kualitas dan kuantitas tidak terlepas dari cara budidaya ikan hias air tawar yang dilakukan. Oleh karena itu dalam kegiatan budidaya ikan hias air tawar perlu diperhatikan beberapa hal yaitu :


  • Wadah Pemeliharaan Ikan Hias Air Tawar

Budidaya ikan hias dapat menggunakan wadah dari berbagai jenis selama tidak bocor. Wadah budidaya yang sering digunakan untuk ikan hias adalah akuarium, kolam bak semen, kolam terpal/plastik, bak fiber glass dengan ukuran yang beragam. Selain itu juga dapat dimanfaatkan barang-barang bekas yang tidak bocor dan dapat ditambal dengan ukuran dan diameter yang beragam ukurannya. Wadah budidaya ikan sistem airnya ada yang mengalir dan ada yang tergenang. Wadah pembudidayaan ikan hias ini terdiri dari wadah perawatan induk, pemijahan, penetasan telur, pendederan, pembesaran dan penampungan hasil. Tetapi wadah yang digunakan tergantung dari jenis ikan dan yang utama adalah tergantung dari luas lahan dan modal yang dimiliki.


  • Lingkungan Hidup Ikan Hias Air Tawar

Ikan hias mempunyai kemampuan hidup pada lingkungan yang beragam. Lingkungan hidup ikan yang sangat mempengaruhi adalah air, suhu, derajat keasaman (PH), kesadahan air, kandungan oksigen terlarut dan kecerahan. Untuk membudidayakan ikan hias haruslah sesuai dengan kondisi lingkungan air disekitar kita. Lingkungan air yang ideal bagi ikan hias rata-rata adalah untuk suhu air 24 – 300C, PH 6-7, oksigen terlarut > 3 ppm dan kecerahan air 30 – 60 cm.

Sumber air untuk budidaya ikan hias antara lain berasal dari air tanah, air sungai dan air PAM. Jenis-jenis air tersebut harus diendapkan dahulu minimal 12-24 jam sebelum dipakai agar kandungan oksigen terlarutnya cukup dan gas-gas yang lain hilang.

Untuk membuat PH yang sesuai dengan kehidupan ikan hias dapat dilakukan dengan memberikan kapur pertanian atau kapur bordo dengan dosis secukupnya bila terlalu asam/basa.

Kesadahan air menunjukkan kandungan mineral seperti kalsium, magnesium dan seng. Tingginya kesadahan sangat dipengaruhi oleh kondisi sekitar seperti jenis tanaman sekitar sumber air dan mikroorgnisme. Kesadahan atau kekerasan air yang ideal untuk budidaya ikan hias air tawar berkisar antara 70 – 100 HD.

Kandungan nitrit dalam usaha budidaya ikan berasal dari sisa pakan, kotoran ikan, lumut, tanaman mati yang terdekomposisi dalam siklus nitrogen. Kandungan nitrit berpengaruh terhadap kesehatan yang berakibat pada pertumbuhan dan perkembangan ikan


  • Pakan Ikan Hias Air Tawar

Pakan untuk ikan hias yang diberikan biasanya adalah pakan alami dan pakan buatan. Jenis pakan alami yang biasa diberikan yaitu infusoria, kutu air, jentik nyamuk, cacing sutera, artemia, serangga, kodok, ikan hidup/mati. Sedangkan pakan buatan adalah pakan yang bahan dasarnya juga berasal dari pakan alami. Pakan buatan umumnya berbentuk pellet yang kadar proteinnya dapat diatur sesuai kebutuhan pertumbuhan ikan.


  • Pemilihan Calon Indukan Ikan Hias Air Tawar

Dalam pemijahan ikan hias diperlukan indukan ikan jantan dan betina. Induk yang akan digunakan harus mencukupi umur untuk dipijahkan dan sudah matang gonad (kelamin). Untuk mengetahui tingkat kematangan gonad pada ikan hias dapat dilihat dari cirinya. Ciri induk matang gonad untuk induk betina antara lain perut gendut ke arah genital dan bila diraba terasa lembek serta halus, genital menonjol (membuka) dan bila diurut akan keluar beberapa telur.

Sedangkan induk jantan yang matang gonad dicirikan bila diurut kearah genital akan mengeluarkan cairan sperma. Ikan hias akan mengalami matang gonad dan dapat dipijahkan pada umur 4 – 12 bulan tergantung jenis ikannya. Calon indukan kondisi badannya harus sehat, tidak terjangkit penyakit dan berasal dari keturunan (gen) yang baik dan bagus. Untuk mendapatkan calon indukan adalah dengan jalan membeli, diperoleh dari antar pembudidaya ikan hias, dari hobiis atau menghasilkannya sendiri.


  • Pemijahan Ikan Hias Air Tawar

Pemijahan ikan untuk proses pembuahan telurnya ada yang berlangsung secara internal dan eksternal. Ikan hias ada yang bertelur dan ada yang beranak. Perlakuan proses pemijahan berbeda tergantung jenis ikannya. Oleh karena itu harus disiapkan media, bahan, alat yang diperlukan dalam proses pemijahan. Tidak semua ikan hias dapat melakukan pemijahan secara alami. Untuk membudidayakan ikan hias yang tidak bisa memijah secara alami dapat dilakukan dengan cara menyuntikkan hormon perangsang (induced spawning) agar bisa memijah baik secara alami atau melalui pengurutan (stripping). Perlu diketahui untuk membudidayakan ikan hias sebaiknya hindari pemijahan satu keturunan (inbreeding).


  • Penetasan Telur Ikan Hias Air Tawar

Telur akan menetas tergantung dari jenis ikannya. Biasanya telur akan menetas setelah 24 jam menjadi larva. Penetasan (inkubasi) telur dapat dilakukan di akuarium,kolam permanen, corong dan happa. Dalam proses penetasan ada yang dilakukan dengan cara diangkat induk secara keseluruhan atau ada yang induknya ditinggal salah satunya. Proses penetasan telur ada yang memerlukan aerasi dan ada yang tidak.


  • Perawatan Larva Hingga Pembesaran

Telur yang sudah menjadi larva akan mulai berenang kesana-kemari. Larva ikan dapat ditempatkan dalam akuarium, hapa, kolam bak, bak plastik, fiber glass dan kolam tanah serta wadah lainnya.

Selama mulai menetas sampai umur ± seminggu larva tidak perlu diberi makan karena masih membawa cadangan makanan berupa kuning telur (yolksack). Setelah seminggu sudah mulai diberikan makanan berupa infusoria, kutu air atau artemia, cacing sutera atau jenis makanan lainnya baik dari pakan alami atau buatan yang ukurannya lebih kecil dari mulut larva. Setelah ikan berukuran benih dan mulai besar pakan yang diberikan berupa kutu air, jentik nyamuk, cacing sutera, serangga, kodok, ikan hidup/mati atau pellet. Pemberian pakan yang umum dilakukan 2 kali sehari yaitu pagi dan sore.

Kepadatan penebaran benih ikan harus disesuaikan dengan luasan media budidaya, jangan terlalu padat atau terlalu jarang. Bila terlalu padat menyebabkan pertumbuhan ikan lambat dan jika jarang tidak efisien penggunaan media budidaya (pemborosan).

Air yang menjadi tempat benih ikan hidup, akan mengalami penurunan kualitas yaitu air menjadi kotor akibat sisa makanan dan kotoran ikan. Oleh karena itu diperlukan pembersihan air (penyiponan). Caranya dengan membuka pipa pembuangan atau menyedotnya. Air yang dibuang tidak semuanya, maksimal ¾ bagiannya. Setelah itu diisi kembali dengan air yang sudah diendapkan sebelumnya jangan air baru. Makanya para pembudidaya harus memiliki tendon air agar dapat melakukan penyiponan kapan saja. Frekuensi penyiponan air semakin sering semakin baik dan paling lambat sekali seminggu.

Ikan-ikan yang terawat akan mengalami pertumbuhan. Pertumbuhan dan perkembanga ikan biasanya tidak seragam. Ada yang besar lebih dahulu, normal dan ada yang bantet (kontet). Untuk itu perlu dilakukan penyortiran dan pedederan ikan. Ikan-ikan yang berukuran seragam dikelompokkan berdasarkan ukuran agar pertumbuhannya seragam. Setelah dilakukan pendederan ini perlu dilakukan pendederan selanjutnya. Antara anakan jantan dan betina harus disortir dan dipisahkan untuk menghindari pemijahan dini, supaya pertuumbuhan ikan normal dan untuk menyiapkan calon indukan.

Lama proses pemeliharaan ikan hias sampai ikan siap jual tergantung pada jenis ikannya. Pada umur 1-2 bulan biasanya ikan sudah berukuran 1-2 inci. Jadi dapat diukur pertumbuhan ikan dan kapan ikan itu bisa dijual tergantung pada jenis dan ukurannya. Ikan hias bisa dipasarkan kapan saja tergantung dari kebutuhan pembudidayanya.


  • Penyakit Pada Ikan Hias Air Tawar

Berikut ini terdapat beberapa penyakit pada ikan hias air tawar, yaitu sebagai berikut:


1) Luka Pada Tubuh Ikan – Borok ( Ulcer )

Penyakit ini biasanya disebabkan oleh perilaku ikan hias itu sendiri biasanya akibat stress, misalkan merusaha untuk melompat, atau menabrak ornament kolam / akuarium sehingga menyebabkan luka.

Bisa juga akibat lain misalkan gatal akibat kutu sehingga ikan menggesek-gesekkan badan yang bisa menyebabkan luka.

Ada kalanya luka yang sampai mengeluarkan nanah ( lendir berwarna putih susu kekuningan ) atau berlendir lainnya disebabkan oleh infeksi yang sistemik yang biasanya juga akan dibarengi dengan berbagai dampak penyakit lainnya.


Pencegahan :

  • Hindari penggunaan ornament kolam yang permukaannya kasar/tajam
  • Untuk ikan baru sebaiknya disesuaikan dulu kondisi suhu dengan tempat baru dengan cara merendam dalam kantong plastic ke dalam lingkungan baru.

Pengobatan :

  1. Perendaman ikan hias dengan menggunakan GESUND BL 250, selama 45-60 menit dalam wadah tersendiri ( sesuai petunjuk kemasan ), lakukan setiap hari selama 1- 2 hari atau menurut kebutuhan teruma pada ikan yang lukanya sampai mengeluarkan nanah minimal sampai nanah tidak terlihat.
  2. Pemberiaan Gesund safe pada wadah karantina sangat dianjurkan, setelah proses pengobatan gunakan Gesund Biotika untuk memulihkan system pencernaan.
  3. Untuk kasus luka ringan yg belum sampai mengeluarkan nanah pengobatan cukup dengan menggunakan GESUND blue magic.

2) Sisik Mengembung – Dropsi

Penyakit ini disebabkan bakteri, biasanya penyakit ini timbul karena lingkungan hidup yang kurang baik, dan lingkungan tercemar sisa makanan atau sisa metabolisme. Tanda-tanda penyakit ini adalah sisik terangkat keatas dan akhirnya terkekupas, sisik yg terinfeksi biasanya tampak seperti duri yang berbentuk seperti pyramid dan biasanya menyerang sisik kemudian menyebar ke seluruh tubuh.


Pencegahan :

Hindari ikan dari ikan lain yang terinfeksi, penggunaan filtrasi yang baik, atau perawatan rutin perangkat filter dan lingkungan hidup secara berkala sesuai kemampuan kapasitas alat filtrasi.


Pengobatan :

  1. Dapat menggunakan GESUND blue magic dengan dosis 1 gr untuk 400 liter air untuk ikan yang sudah terjangkit parah dengan dosis 1 gr untuk 200 liter air, selama 1-2 hari atau sampai tanda-tanda fisik terlihat sudah sembuh.
  2. Penambahan GESUND safe sangat dianjurkan terutama pada ikan yg sudah terjangkit parah
  3. Setelah proses pengobatan selesai tambahkan GESUND biotika.

Demikian Pembahasan Tentang 8 Cara Budidaya Ikan Hias Air Tawar yang Baik & Benar Bagi Pemula

Semoga Penyampaian dalam Artikel ini Bermanfaat Bagi Semuanya…!!!


Share this: