Jenis Ikan Asin

Ini Dia Jenis Ikan Asin yang Perlu Dicoba : Ikan termasuk lauk pauk dalam makanan empat sehat lima sempurna. Ikan mengandung bermacam-macam nutrisi yang diperlukan tubuh, seperti lemak jenuh, protein, vitamin D, kalsium, yodium, dan nutrisi penting lainnya. Nutrisi yang paling tinggi jumlahnya adalah protein. Dengan begitu, seseorang yang mengonsumsi ikan dapat mencukupi kebutuhan protein dalam tubuhnya.

Jenis Ikan Asin

Untuk dapat terus mengonsumsi ikan, maka ikan jenis tertentu diawetkan menggunakan garam. Setelah diberi garam, ikan selanjutnya dijemur hingga kering. Ikan yang diawetkan dengan cara ini dapat bertahan hingga satu tahun. Penggunaan garam menyebabkan ikan mempunyai cita rasa asin dan gurih. Rasa asin yang lebih kuat menjadi karakter khas pada ikan yang telah diawetkan sehingga masyarakat menyebutnya sebagai ikan asin. Cita rasa ini tenyata juga cocok di lidah masyarakat Indonesia. Karena itulah, ikan asin banyak digemari dan sudah menjadi makanan sehari-hari. Ikan asin apa saja yang pernah Anda coba? Berikut beberapa ikan asin yang bisa Anda coba.


Jenis Ikan Asin

  1. Ikan Asin Gabus

Sesuai namanya, jenis ikan asin ini berasal dari ikan gabus. Sebelum diawetkan, ikan gabus dibersihkan terlebih dahulu. Bagian sisik, insang, dan isi perut dibuang. Ikan selanjutnya dibelah menjadi dua bagian. Proses berikutnya adalah penggaraman. Setelah dilakukan penggaraman, ikan dijemur sampai benar-benar kering. Ikan asin gabus dapat diolah menjadi berbagai menu, seperti balado, tumis cabai hijau, dan sambel goreng.

Baca Juga:  Budidaya Ikan Cupang

  1. Ikan Asin Teri

Teri adalah ikan yang cukup banyak ditemukan di perairan Indonesia. Berbeda dengan ikan lainnya, ikan teri mempunyai ukuran yang kecil. Karena ukurannya yang kecil, maka pengawetannya juga mudah dilakukan.  Proses pengawetannya juga tidak membutuhkan waktu yang lama. Setelah ikan teri diawetkan, sebaiknya segera disimpan dalam wadah tertutup yang kering dan bersih. Keluarkan ikan dari wadah ketika akan dimasak! Salah satu jenis teri yang dapat diolah menjadi masakan lezat adalah teri jengki. Masakan yang menggunakan teri jengki adalah sambel goreng teri kacang.


  1. Ikan Asin Peda

Jenis ikan asin ini terdiri dari dua macam, yaitu peda merah dan peda putih. Peda merah menggunakan ikan kembung betina dan peda putih menggunakan ikan kembung jantan. Peda merah mempunyai kandungan lemak hewani yang lebih tinggi dibandingkan dengan peda putih.  Ikan asin peda diawetkan dengan cara penggaraman dan fermentasi. Fermentasi bertujuan menghasilkan bau peda. Setelah fermentasi berlangsung, ikan asin peda dapat diolah menjadi berbagai masakan, seperti tumis dan dipepes.


  1. Ikan Asin Jambal Roti

Ikan asin jenis ini mempunyai harga yang relatif mahal. Untuk satu kilogramnya bisa dibandrol dengan kisaran harga seratus ribu rupiah. Disebut jambal roti karena dagingnya yang tebal dan empuk seperti roti. Ikan asin jambal roti menggunakan jenis ikan manyung yang diawetkan. Setelah mengalami proses pengawetan, ikan manyung akan mengeluarkan aroma yang harum. Aroma tersebut berasal dari  degradasi protein dan lemak. Selain itu, juga mempunyai cita rasa yang khas. Ikan asin ini sering diolah menjadi berbagai masakan, seperti tumisan dan kecap.


  1. Ikan Asin Katamba

Satu lagi jenis ikan asin yang harganya mahal. Harga ikan asin ketamba mencapai seratus ribu perkilonya. Walaupun harganya mahal, ikan asin jenis ini cukup digemari masyarakat Indonesia. Hal ini dikarenakan rasanya yang gurih dan lezat. Untuk menghasilkan rasa gurih, tentu proses pengawetannya harus dilakukan dengan cara yang tepat. Pengawetan ikan asin jenis ini hampir sama dengan pengawetan ikan asin gabus. Sisik, insang, dan bagian dalam ikan dibuang. Setelah dicuci sampai bersih, ikan selanjutnya dibelah menjadi dua. Ikan, kemudian dibaluri dengan garam dan dijemur hingga kering.

Baca Juga:  Ikan Predator Air Tawar

Itulah beberapa jenis ikan asin yang cukup populer dan sering diolah menjadi masakan nusantara yang lezat yang dikarang oleh ikan.co.id. Jika Anda tertarik untuk mencoba merasakan sensasi kelezatannya, Anda bisa membelinya di pasar tradisional atau supermarket kemudian mengolahnya sendiri. Selain menikmati masakan yang Anda olah, Anda juga akan mendapatkan nutrisi yang terkandung pada ikan asin tersebut.