Berbagai Fakta Tentang Ikan Piranha yang Wajib Diketahui!

Piranha punya reputasi yang cukup buruk nih di mata manusia. Hal ini dimulai dari sebuah Film yang konon berdasarkan kisah nyata berjudul “Piranha” karya sutradara Joe Dante yang dirilis pada tahun 1978. Film bergenre thriller ini menceritakan sekelompok ikan Piranha purba yang lolos dari eksperimen militer.

Kawanan ikan terus berenang di lautan dan di suatu pantai mulai melakukan aksi penyerangan terhadap para nelayan dan sekelompok orang yang sedang berenang. Film ini dibuat ulang (remake) pada tahun 2010 dengan judul yang sama tapi dalam detail 3D. Benarkah para Piranha suka memakan manusia?


Nama Ilmiah dan Makanan PiranhaNama-Ilmiah-dan-Makanan-Piranha

Nama Piranha berasal dari bahasa Brasil tepatnya dari etnis Tupi, yang kalau diartikan ke bahasa Indonesia bermakna “ikan gigi”. Piranha adalah nama umum yang digunakan untuk menyebut lebih dari 60 spesies ikan air tawar yang memiliki gigi setajam silet.

Piranha termasuk keluarga Serrasalmidae atau subfamili Serrasalminae, yang juga dalam keluarga tetra Characidae dari ordo Characiformes. Tapi di negara lain, ikan ini lebih sering disebut sebagai caribe atau piraya

Ikan Piranha punya reputasi buruk sebagai makhluk ganas yang punya kebiasaan makan tak biasa, yaitu dengan mencabik-cabik mangsanya. Nggak heran kalau ikan ini sering dijuluki sebagai monster sungai yang ganas dan mematikan. Beberapa contoh makanan Piranha adalah sebagai berikut:

  • Sebagian besar spesies Piranha adalah predator oportunistik yang akan memakan apa saja yang ditemuinya seperti serangga, cacing, dan ikan mati atau bangkai lain.
  • Spesies tertentu bisa memakan yang lebih besar dari ukuran tubuhnya termasuk buaya, ikan lain yang lebih besar, spesies burung air, kura-kura, dan bahkan lumba-lumba. Tapi hewan besar ini biasanya cuma akan dimangsa kalau ia dengan suka rela datang ke habitat Piranha.
  • Bukan cuma suka makan daging, spesies Piranha lainnya ternyata malah lebih banyak makan tumbuhan dan biji-bijian.

Tapi selain suka memburu, Piranha ternyata juga banyak diburu oleh manusia terutama suku asli Amerika Selatan untuk dijadikan makanan atau giginya digunakan untuk ukiran.


Spesies Ikan PiranhaSpesies-Ikan-Piranha

Jumlah dari spesies Piranha masih nggak diketahui dengan pasti nih, tapi para ilmuwan memperkirakan jumlahnya sekitar 30-60. Salah satu spesies paling populer adalah Piranha perut merah, atau yang secara ilmiah bernama Pygocentrus nattereri.

Diantara spesies lain, ikan ini punya rahang terkuat dan gigi paling tajam, yang habitat aslinya adalah Amerika Selatan tepatnya di Sungai Amazon. Ada juga nih empat spesies lain yang cukup populer, yaitu:

  • Piranha hitam (Serrasalmus rhombeus): disebut juga dengan piranha mata merah, ikan ini diperkirakan adalah spesies Piranha terbesar yang punya gigitan terkuat.
  • Piranha lobetooth (Pygocentrus denticulata): spesies ini banyak ditemukan di anak-anak sungai Amazon dan lembah Sungai Orinoco (keduanya ada di Amerika Selatan) dan dianggap berbahaya karena gigitannya kuat banget.
  • Piranha San Francisco (Pygocentrus piraya): Piranha yang satu ini menjadi salah satu penghuni Sungai San Francisco Brasil dan dikenal menyerang manusia serta hewan besar, meskipun ikan ini sebenarnya lebih suka makan hewan bertubuh kecil.
  • Wimple Piranha (Catoprion mento): kawanan ikan ini hidup di Sungai Essequibo, Orinoco, Amazon, dan Paraguay di Amerika Selatan. Makanan favorit spesies ini adalah ikan lain dengan ukuran tubuh yang mirip dengannya.
Baca Juga:  Budidaya Ikan Platy

Fisik Ikan PiranhaFisik-Ikan-Piranha

Piranha punya ukuran tubuh lumayan kecil, biasanya panjang tubuhnya sekitar 33 cm tapi beberapa spesies bisa lebih dari 60 cm. Tapi jangan salah, kecil-kecil gini bobotnya bisa sekitar 29 kg lho.

Ikan ini paling suka bepergian secara kelompok yang disebut kawanan. Sedangkan dalam hal warna, tubuh dan sisiknya punya warna sangat bervariasi tergantung spesiesnya. Sebagai contoh:

  • Piranha perut merah sudah pasti punya perut berwarna merah, tapi bagian atasnya berwarna keabu-abuan dengan bintik-bintik putih.
  • Sedangkan Piranha hitam punya tubuh hampir seluruhnya abu-abu hampir hitam dengan ciri khas mata berwarna merah.

Secara keseluruhan, bentuk badan berbagai spesies Piranha adalah belah ketupat. Meski kelihatan kecil, tapi rahang Piranha cukup besar kalau lagi menganga.

Struktur rahang bawahnya agak menonjol ke depan dan rahang ini penuh sama gigi bergerigi yang super tajam. Nggak heran kalau ikan ini bisa merobek daging hanya dalam hitungan detik.


Tentang Telur-Telur PiranhaTentang-Telur-Telur-Piranha

Piranha betina bisa menghasilkan ribuan butir hanya dalam sekali bertelur. Telur-telur ini akan dikubur di dalam pasir di bawah sumber air tempat mereka tinggal.

Setelah si jantan membuahi telur, telur-telur akan menempel pada tanaman di dasar sumber air dan akan menetas hanya dalam hitungan hari. Sedangkan usia dari seekor Piranha sendiri bisa sampai 8 tahun.


Piranha Berkomunikasi dengan SuaraPiranha-Berkomunikasi-dengan-Suara

Spesies Piranha perut merah akan membuat suara yang hampir mirip kayak anjing menggonggong tapi lebih pelan dan samar saat ia ditangkap oleh pemancing atau terjerat jaring.

Suara ini ternyata digunakan untuk memberitahu kawanannya bahwa di sekitar situ sedang ada bahaya. Tapi, suara yang dikeluarkan Piranha konon bukan itu saja. Para peneliti menemukan bahwa khusus spesies ini bisa membuat tiga suara berbeda tergantung situasinya.


Fakta-Fakta Seputar PiranhaFakta-Fakta-Seputar-Piranha

Para ilmuwan sedang menulis ulang stereotip menakutkan tentang ikan Piranha, dan inilah sejumlah fakta menarik tentangnya:

  1. Theodore Roosevelt adalah Sosok Asli Dibalik Reputasi Buruk Piranha

Film berjudul Piranha tadi ternyata terinspirasi dari buku karya seseorang bernama Theodore Roosevelt. Pria ini adalah seorang konservasionis, negarawan, sejarawan, naturalis, dan penulis asal Amerika yang lahir pada 27 Oktober 1858 dan tercatat meninggal pada 6 Januari 1919.

Suatu hari di tahun 1913, Theodore Roosevelt melakukan ekspedisi survei di Brasil dan membuatnya menyaksikan sekelompok penduduk setempat melemparkan seekor sapi mati ke sungai yang dipenuhi dengan Piranha kelaparan.

Hanya dalam hitungan menit, kawanan Piranha mencabik-cabik tubuh si sapi, mengoyak, dan memakannya dengan sangat beringas hingga hanya menyisakan tulang belulang.

Menyaksikan kejadian ini di depan mata membuat Roosevelt langsung menyimpulkan bahwa Piranha adalah ikan pembunuh, ikan pemutilasi, dan ikan paling ganas di dunia.

Roosevelt juga membandingkan gigi dan rahang Piranha dengan hiu, serta mengklaim bahwa Piranha suka memakan hewan-hewan berukuran lebih besar dan bahkan manusia yang berenang di sungai tempat mereka tinggal.

Pengalaman Roosevelt ini kemudian ditulis dalam sebuah buku berjudul “Through the Brazilian Wilderness” dan saat itu langsung laris diserbu pembeli. Roosevelt menulis banyak hal mengerikan tentang piranha, yang pada akhirnya membuat Piranha punya reputasi buruk seperti sekarang.


  1. Piranha adalah Ikan Purba

Berbagai spesies Piranha tinggal di air tawar Amerika Selatan mulai dari Lembah Sungai Orinoco di Venezuela hingga Sungai Parana di Argentina.

Baca Juga:  Ciri Ciri Ikan Cupang Siap Kawin

Sejumlah fosil yang ditemukan dan diteliti menunjukkan bahwa nenek moyang Piranha berasal dari 25 juta tahun yang lalu. Dengan kata lain, Piranha adalah salah satu ikan purba yang masih hidup sampai sekarang. Hal ini semakin meyakinkan dengan tampilan fisiknya yang mirip dengan ikan-ikan purba.


  1. Piranha Juga Ada di Luar Amerika Selatan

Piranha yang ditemukan di luar Amerika Selatan biasanya dijadikan sebagai ikan peliharaan. Beberapa negara memang melegalkan ikan ganas ini untuk dipelihara. Tapi biasanya, si pemilik akan melepaskannya saat ukuran tubuhnya sudah besar dan tidak lagi cocok untuk berada di akuarium.

Biasanya si pemilik akan melepaskannya ke sungai atau danau setempat, dan hal inilah yang membuat Piranha akhirnya menyebar di seluruh dunia mulai dari Inggris Raya, China, dan juga Texas.


  1. Gigi Piranha Super Kuat dan Terus Berganti

Ikan Piranha punya rahang sangat kuat untuk menjepit mangsa. Begitu juga dengan giginya. Sebuah penelitian pada tahun 2012 mengungkapkan fakta bahwa Piranha hitam (Serrasalmus rhombeus) punya kekuatan ​​menggigit hingga 72 pon, atau sekitar tiga kali berat badannya.

Dengan kata lain, Piranha gigitan Piranha sama kerasnya dengan hiu putih besar dan buaya Amerika. Giginya bisa mencabik-cabik daging mangsanya atau bahkan mengikis tanaman keras untuk melengkapi menu makannya.

Jika karena alasan tertentu sekelompok Piranha menyerang manusia, maka sekitar 400 ekor Piranha bisa mengubah si manusia menjadi kerangka hanya dalam 5 menit.

Bertahun-tahun yang lalu, para ilmuwan mengeluarkan informasi bahwa Piranha kehilangan semua gigi di satu sisi mulutnya secara bersamaan dan akan segera menumbuhkan deretan gigi baru yang lebih tajam. Tapi sayangnya, teori ini nggak punya cukup bukti dan bahkan tanpa dokumentasi.

Teori yang lebih baru mengkonfirmasi bahwa Piranha sebenarnya kehilangan dan menumbuhkan kembali giginya satu per satu atau bisa juga langsung 2-3. Gigi ini memang berganti beberapa kali di sepanjang hidup Piranha.

Jadi, Piranha sebenarnya nggak pernah ompong, karena mereka terus-menerus mengganti gigi tumpul dengan yang baru dan tajam secara bergantian, bukan bersamaan.


  1. Manusia Bukan Bagian dari Menu Ikan Piranha

Informasi tentang kawanan Piranha dapat mencabik-cabik manusia sepertinya lebih cocok disebut legenda daripada fakta. Karena faktanya, manusia hidup bukanlah bagian dari mangsa Piranha.

Jadi, film kuno Piranha 1978 yang mempertontonkan manusia hidup dicabik-cabik dan dimakan Piranha itu hanyalah dilebih-lebihkan. Sejumlah fakta terkait hal ini adalah sebagai berikut:

  • Piranha Menimbulkan Risiko Kecil bagi Manusia

Laporan tentang manusia yang diserangan Piranha jarang banget ada, dan bahkan saat hal ini terjadi, biasanya serangan hanya melibatkan satu atau beberapa gigitan pada bagian tangan atau kaki manusia, yang mengakibatkan cedera dan sangat menyakitkan tapi nggak sampai mematikan.

  • Piranha Memakan Manusia Mati

Fakta yang benar adalah kawanan piranha hanya memakan manusia yang sudah mati. Pernyataan ini didukung dengan penelitian beberapa ahli yang menunjukkan bukti bahwa gigitan Piranha pada manusia yang tenggelam di sungai Amerika Selatan didapat setelah manusia tersebut sudah mati.

Penyebab kematiannya sendiri biasanya adalah gagal jantung atau kehabisan oksigen saat manusia tersebut tenggelam di sungai.

  • Piranha Memakan Bangkai Hewan

Hal yang sama juga berlaku untuk mamalia kecil lain. Piranha hanya akan memakannya saat hewan malang tersebut sudah mati atau hewan sudah lemah karena terluka parah dan kebetulan berada di perairan tempat Piranha tinggal.

  • Ikan Piranha Takut dengan Manusia

Secara alamiah, semua hewan itu sebenarnya takut sama manusia lho, termasuk hewan ganas kayak Piranha. Menurut para ahli, bahkan saat seseorang jatuh ke dalam kolam renang yang diisi Piranha misal, kemungkinan besar kawanan Piranha yang justru takut dan menjauh.

  • Pernyataan dari Herbert R. Axelrod

Seseorang bernama Herbert R. Axelrod juga memberikan pernyataan dalam Atlas of Freshwater Aquarium Fishes bahwa selama 25 tahun perjalanannya memancing di hampir setiap sungai di Amerika Selatan yang hampir seluruhnya pasti dihuni oleh Piranha, satu kali pun ia nggak pernah digigit sama Piranha.

Baca Juga:  Ikan Predator Air Tawar

Herbert R. Axelrod juga nggak pernah ketemu sama orang yang pernah digigit Piranha, atau orang yang kenal sama orang lain yang pernah digigit Piranha. Padahal, kebanyakan keturunan India yang tinggal di sungai yang dihuni Piranha ini hampir setiap hari berenang di sana dan sejauh ini aman-aman aja.

  • Piranha akan Menyerang Saat Sarang Telurnya Dirusak

Meskipun manusia bukan mangsa Piranha, tapi penting banget untuk dicatat kalau Piranha akan menyerang siapa saja yang sengaja merusak telur-telurnya. Jadi, jangan pernah berenang terlalu dekat sama tempat bertelurnya di dasar sungai.

Piranha juga bakal menyerang manusia yang sengaja menangkap mereka. Dua hal ini membuat Piranha lebih agresif dan akhirnya menyerang untuk melindungi diri dari objek yang dianggap musuh.

  • Piranha Agresif Saat Sumber Makanan Habis

Piranha juga bakal lebih agresif kalau sumber makanan normal mereka langka. Biasanya hal ini terjadi saat musim kemarau, saat ketinggian air sungai yang menjadi rumah Piranha turun dan beberapa Piranha terperangkap di kolam yang tergenang selama berminggu-minggu.

Saat semua makanan di kolam ini sudah habis dikonsumsi, ikan Piranha akhirnya akan makan apa aja yang masuk ke dalam air kolam, mulai dari buah-buahan yang jatuh sampai burung yang misalnya nggak sengaja kecebur di kolam.


  1. Piranha Suka Berkelompok Agar Aman dari Predator

Piranha bukanlah predator puncak di lautan. Predator puncak dari kehidupan laut adalah ikan hiu. Karena itu, Piranha selalu bepergian dalam kawanan untuk melindungi diri dari serangan musuh, bukan pamer kekuatan seperti berbagai stereotype yang ada selama ini.

Jumlah dalam kawanan ini juga akan lebih besar saat lokasi berenangya di perairan dangkal yang dianggap lebih beresiko untuk para Piranha.


  1. Piranha Tertarik dengan Darah dan Percikan

Selain hiu, Piranha dikenal sebagai salah satu ikan dengan indera penciuman sangat tajam, yang membuatnya bisa mendeteksi hanya setetes darah dalam 200 liter air, jadi sangat nggak rekomended untuk berenang di sungai Amazon saat sedang dalam keadaan terluka.

Piranha menggunakan indera penciuman ini bersama dengan indera pendengaran dan penglihatan untuk mendeteksi mangsa. Jika ada manusia yang terluka dan berenang di sungai Amazon, Piranha akan menganggapnya sebagai hewan yang terluka dan sedang sekarat.

Selain bau darah, kawanan Piranha juga sensitif dengan suara. Secara alami, Piranha terbiasa menangkap suara kacang-kacangan dan buah-buahan yang jatuh dari pohon ke sungai. Jadi jika ada suara yang mirip dengan buah jatuh, sekelompok Piranha bisa langsung mendatanginya.


  1. Piranha Bisa Dimakan

Secara ilmiah, Piranha emang nggak mengandung racun atau zat berbahaya lain yang bisa membahayakan manusia saat dikonsumsi. Meski begitu, menu berbahan dasar Piranha kayaknya emang nggak pernah ada ya di Indonesia.

Beberapa negara juga menganggapnya aneh dan tabu termasuk beberapa daerah di Amazon. Tapi, penduduk asli Pantanal Brazil justru udah biasa memasak Piranha sebagai sup atau pepes. Menu ini populer banget dan udah kayak makanan dengan bahan tempe atau tahu kalau di Indonesia.

Sosok Piranha memang tampak menyeramkan dengan barisan gigi runcing yang seolah siap menerkam siapa saja yang ditemuinya. Tapi faktanya, ikan Piranha nggak begitu tertarik dengan manusia kecuali mereka sangat lapar dan manusia itu sudah mati atau sedang berdarah.