Fakta Seputar Ikan Hiu Mulai dari Fisik Sampai Spesies Paling Berbahaya

Ikan hiu menjadi salah satu yang paling ditakuti karena dikenal sebagai ikan pemangsa yang suka menyerang dan menyakiti manusia yang sedang berada di lautan. Tapi, benarkah hiu memakan manusia? Inilah berbagai fakta menarik dan informasi unik lain mengenai hewan air yang dikenal ganas ini.


Bentuk Tubuh dan Ukuran HiuBentuk-Tubuh-dan-Ukuran-Hiu

Bentuk tubuh hiu sangat beragam tergantung spesiesnya, tapi sebagian besar dari mereka punya tubuh ramping yang bentuknya mirip seperti torpedo yang sedang melesat di dalam air.

Beberapa hiu yang menghuni dasar lautan, misalnya Angel Shark, punya tubuh yang cenderung lebih pipih dari jenis hiu lain dan bentuk pipih ini memungkinkan si hiu untuk bersembunyi di pasir dasar laut dengan lebih mudah. Angel shark ini dikenal sebagai hiu kecil karena panjang tubuhnya cuma 2 meter lebih sedikit.

Sedangkan hiu lain yang punya tubuh lebih panjang contohnya adalah Wobbegong dan Cookiecutter shark (Hiu pemotong), yang punya moncong panjang dan bagian sirip ekornya mengandung setrum yang biasa digunakan untuk melumpuhkan mangsa atau lawan.

Ada juga nih hiu martil yang identik dengan kepala sangat lebar. Sedangkan Hiu Goblin terlahir dengan tubuh besar dan di atas kepalanya ada tonjolan runcing yang sampai sekarang belum diketahui dengan jelas apa fungsinya.

Sama seperti bentuk tubuh, ukuran hiu juga beda-beda nih, ada yang seukuran tangan manusia dewasa dan ada juga yang lebih besar dari bus. Tapi kebanyakan hiu berukuran sedang dan hampir sama dengan manusia, yatu 1.5 – 2.1 meter, dan setengah dari spesies hiu memiliki panjang di bawah 1 meter saja.


Varietas HiuVarietas-Hiu

Spesies ikan hiu di planet ini diperkirakan ada lebih dari 500 spesies, yang terbagi dalam 30 family. Masing-masing family ini punya cara makan, bertahan hidup, dan cara melihat yang beda-beda.

Begitu juga dengan tampilan fisiknya, mulai dari sirip, bentuk tubuh, warna, ukuran, dan bahkan gigi juga nggak sama. Bukan itu saja, dalam hal metode reproduksi, sifat, dan habitat, semuanya juga beda-beda.


Makanan HiuMakanan-Hiu

Sebenarnya, makanan hiu itu sangat beragam, tapi yang jelas semua spesies hiu adalah pemakan daging atau yang biasa disebut karnivora kalau dalam ilmu Biologi. Tergantung spesies dan habitatnya, hiu bisa makan beberapa hewan berikut:

  • Hiu putih besar, martil, harimau, dan mako adalah predator laut dengan kemampuan berenang yang cepat yang suka memakan cumi-cumi, ikan, mamalia laut, dan juga hiu lain yang lebih lemah dari mereka.
  • Hiu tanduk zebra, Wobbegong, dan Angel Shark adalah predator yang berenang lambat yang akan memburu dan memakan kerang serta kepiting dan kerang yang hidup di dasar laut.
  • Megamouth, hiu paus, dan hiu penjemur (Basking shark) adalah filter feeder yang menyaring makhluk-makhluk kecil di laut seperti plankton, tumbuhan mini, dan ikan-ikan kecil saat mereka berenang dengan membuka setengah mulutnya.

Apakah Ikan Hiu Tidur?Apakah-Ikan-Hiu-Tidur

Pada dasarnya, setiap makhluk hidup itu punya waktu istirahat, tapi ikan nggak tidur dengan cara yang sama kayak manusia. Ikan termasuk hiu punya periode aktif dan non aktif.

Saat dalam mode non aktif, beberapa spesies hiu akan beristirahat di dasar laut dengan cara diam mematung alias nggak gerak sama sekali, tapi ada juga beberapa spesies yang harus terus bergerak agar tetap bisa bernafas.

Baca Juga:  Perbedaan Ikan Nila dan Mujair

Evolusi HiuEvolusi-Hiu

Menurut penelitian para ahli, diperkirakan bahwa hiu sudah hidup di Bumi selama lebih dari 350 juta tahun lho, dan dibanding dinosaurus, ternyata hiu sudah lebih dulu berevolusi. Jarak kedua makhluk ini berevolusi bahkan lebih dari 100 juta tahun, yang pastinya jauh banget dari manusia pertama ada di Bumi.

Fosil hiu purba yang pernah ditemukan bahkan diprediksi pernah hidup pada 360 juta tahun yang lalu. Fosil ini sendiri berasal dari fosil gigi dan beberapa jejak kulit. Hiu primitif ini diperkirakan punya panjang tubuh 2 meter dan punya gigi runcing ganda dengan jenis mangsanya adalah ikan dan krustasea.


Fakta-Fakta Tentang Ikan Hiu

  1. Hiu Ada Dimana-mana

Ikan menakjubkan ini benar-benar ada di hampir setiap laut di seluruh dunia, bahkan ada di beberapa danau dan sungai terutama di air dengan suhu hangat. Hiu bisa ditemukan di terumbu karang tropis yang indah, laut dalam, dan bahkan di bawah es laut Arktik.

Beberapa spesies hiu punya habitatnya di dekat permukaan, beberapa spesies lain suka berenang jauh di dalam lautan, dan beberapa sisanya suka mencari mangsa di dasar laut yang gelap dan dingin.


  1. Hiu Nggak Punya Tulang

Fakta kedua yang kayaknya nggak banyak orang tahu adalah hiu itu nggak punya tulang, adanya cuma tulang rawan. Tulang rawan sendiri adalah zat berserat yang kuat tapi lembut yang mirip seperti tulang telinga dan hidung jika pada manusia.

Karena itu, hiu masuk dalam kategori ikan khusus yang dikenal sebagai “Elasmobranch” (ikan yang terbuat dari jaringan tulang rawan). Selain hiu, hewan air yang masuk dalam kelompok Elasmobranch adalah skate, ikan pari, dan ratfish.


  1. Hiu Adalah Predator Puncak

Hiu berada di posisi puncak dalam rantai makanan di dunia air dan memainkan peran penting dalam kesehatan ekosistem laut. Dengan memakan ikan, hiu membantu menciptakan keseimbangan dalam rantai makanan.


  1. Hiu Punya Ribuan Gigi

Mungkin sulit dipercaya bahwa jumlah gigi hiu bisa mencapai 3.000 buah di sepanjang hidupnya. Jumlah gigi di mulut hiu tergantung spesiesnya. Hiu putih besar biasanya punya sekitar 50 sekaligus, sedangkan hiu paus bisa sampai ratusan.

Tapi uniknya, gigi ini nggak dipakai si hiu buat mengunyah makanan. Fungsi utama giginya adalah untuk menyerang dan melumpuhkan serta memotong makanan. Sedangkan makanannya sendiri hanya ditelan secara utuh dalam potongan-potongan besar.

Fakta unik lainnya adalah gigi hiu itu nggak bisa berumur panjang. Gigi manusia tumbuh dengan akar yang membuatnya tertanam kuat di gusi sampai puluhan tahun, tapi gigi hiu nggak berakar.

Jadi, ikan hiu nggak punya gusi, dan giginya cuma menempel di kulit, makanya sering rontok dan hanya bertahan 7-10 hari doang. Model barisan gigi hiu juga tergolong unik nih

Kalau manusia punya satu baris gigi di rahang atas dan satu baris di rahang bawah, hiu punya 5-15 baris di setiap rahang. Jadi, mulut hiu itu penuh banget sama gigi. Biasanya, barisan paling luar punya ukuran gigi paling besar, dan bakal semakin kecil saat semakin ke dalam.

Saat satu gigi rusak atau hilang, gigi lainnya akan tumbuh hanya dalam waktu 24 jam. Jenis dari gigi hiu sendiri bermacam-macam nih, ada yang kecil panjang dan runcing kayak jarum, ada yang tebal keras dan bergerigi, ada juga yang putih besar setajam silet.


Hiu Menyerang Manusia Adalah Hoax!Hiu-Menyerang-Manusia-Adalah-Hoax

Karena tampilannya yang garang, banyak film dan berita yang menggiring opini salah seolah-olah hiu suka menyerang dan memangsa manusia. Padahal faktanya, manusia bukan bagian dari makanan alami para hiu. Jadi, sebagian besar hiu nggak bahaya buat manusia.

Baca Juga:  Bibit Ikan Lele

Hiu lebih suka dengan mamalia laut dan ikan, dan dari ratusan spesies hiu yang ada, kurang dari 25 spesies hiu yang diketahui pernah menyerang manusia. Dalam satu tahun, hiu menyerang kurang dari 100 orang.

Justru, lebih banyak manusia yang terbunuh karena petir dan lebah. Kasus ini mirip banget sama kecelakaan pesawat nih.

Menurut data, kecelakaan pesawat itu jarang banget terjadi, justru lebih banyak kecelakaan mobil, motor, bus, dan kereta. pesawat justru menjadi moda transportasi paling aman di dunia. Tapi sekalinya pesawat jatuh, pasti bakal bikin heboh satu negara. Kasus manusia yang diserang hiu juga sama.


Alasan Ikan Hiu Menyerang Manusia

Tahu nggak sih, sebenarnya, kebanyakan hewan itu justru takut lho sama manusia, termasuk hewan seram kayak hiu, macan, ular, dan banyak lagi. Jadi meskipun manusia kelihatan takut sama hiu, sebenarnya ketakutan hiu sama manusia jauh lebih banyak.

Hal ini karena manusia memburu hiu untuk diambil kulit, daging, organ dalam, sirip, minyak, dan lainnya untuk dijual dengan harga mahal. Makanya adalah istilah kalau predator puncak di Bumi ini sebenarnya adalah manusia itu sendiri.

Lantas, kenapa ada kasus hiu menyerang manusia? Jawabannya adalah karena si hiu salah sasaran. Meski cukup lucu, tapi inilah faktanya:

  • Pola makan hiu akan berubah seiring pertumbuhannya. Saat bertambah besar, hiu berhenti makan ikan dan mulai memangsa makhluk lebih besar seperti singa dan anjing laut.
  • Nah, dari sudut pandang hiu di bawah laut yang sedang melihat ke atas, hiu nggak kurang bisa membedakan nih, mana singa laut, mana anjing laut, dan mana manusia yang sedang berenang atau mendayung perahu kayu di permukaan air.
  • Ketiga objek tadi cuma tampak seperti siluet hitam karena hiu 100% buta warna dan ketiganya jadi terlihat sangat mirip karena hiu nggak bisa melihat detail gambar kayak manusia. Ditambah lagi kalau kondisi airnya keruh, maka si hiu akan makin susah untuk mengidentifikasi mangsa.

Nah, semua faktor di atas yang membuat hiu menggigit manusia karena ingin mengenali apakah benar objek yang dilihatnya adalah mangsa atau bukan.

Saat suatu objek dianggap bukan mangsa, si hiu sebenarnya akan langsung pergi kok. Tapi berhubung gigi ikan hiu sangat tajam ditambah rahang yang kuat, maka sekali gigit saja tubuh manusia sudah terkoyak, yang akhirnya menyebabkan pendarahan hebat dan bisa sampai meninggal.


5 Hiu Terbesar di Bumi5-Hiu-Terbesar-di-Bumi

  1. Megalodon

Para ilmuwan menempatkan Megalodon sebagai hiu terbesar yang pernah hidup di perairan Bumi. Nama hiu ini berasal dari bahasa Yunani yang berarti “gigi besar.” Tapi jangan khawatir, Megalodon ini sudah punah sejak sekitar 2,5 juta tahun yang lalu kok.

Menurut penelitian dari fosil Megalodon yang pernah ditemukan, para ilmuwan memberikan gambaran bahwa panjang hiu purba ini mencapai 16 meter (lebih panjang dari bus) dengan massa tubuh lebih dari 50 ton, yang membuatnya menjadi monster laut paling ditakuti pada masanya.

Kepalanya Megalodon diperkirakan berukuran 4 meter, ekornya setinggi 3,8 meter, dan sirip punggung setinggi 1,6 meter. Ukuran tubuh raksasa ditambah dengan deretan gigi super tajam membuat Megalodon sering memangsa ikan lumba-lumba, penyu, dan bahkan ikan paus.


  1. Hiu Paus Besar

Hiu paus besar menjadi ikan hiu terbesar yang masih berkeliaran di laut hingga sekarang. Tapi hiu ini bukan predator kayak Megalodon.

Sebaliknya, hiu paus besar adalah raksasa laut yang berenang lambat dan makan kesukaanya sebagian besar adalah plankton dan tumbuhan karena hiu ini nggak punya gigi, tapi makan dengan cara menghisap dan menyaring makanan.

Baca Juga:  Ciri Ciri Ikan Cupang Siap Kawin

Walaupun ukuran tubuhnya nggak sebesar Megalodon, tapi hiu paus masih termasuk sangat besar lho. Spesies ini bisa tumbuh sampai bobot lebih dari 21 ton dengan panjang mencapai 13 meter, yang membuatnya jadi ikan terbesar di dunia saat ini.

Hiu ini juga dijuluki dengan hiu karpet karena kulit bagian atasnya punya pola indah berwarna abu-abu gelap dengan garis-garis putih berbintik.


  1. Hiu Basking

Dengan panjang hampir 16 meter, hiu basking menjadi yang terbesar selanjutnya yang banyak ditemukan di perairan beriklim sedang dengan aliran air lambat. Cara makan hiu basking mirip dengan hiu paus, yaitu berenang dengan mulut menganga untuk menyaring plankton.

Jika diterjemahkan ke bahasa Indonesia, kata “Berjemur” berarti “Berjemur”. Nama ini diberikan karena hiu ini sering makan di permukaan air dan terlihat berjemur di bawah sinar matahari.

Meski makan dengan cara menyaring, tapi hiu ini punya gigi kok. Jumlahnya ratusan tapi kecil-kecil dan melengkung, jadi kurang membantu nih buat merobek mangsa besar.

Meskipun nggak bisa mengoyak daging, tapi kalau ketemu hiu ini harus lari ya, karena dengan mulut selebar hampir 1,5 meter, manusia yang terhisap dijamin nggak bakal bisa ditemukan.


  1. Megamouth

Megamouth menjadi hiu terbesar keempat yang suka makan plankton dan sama sekali nggak membahayakan manusia. Panjang hiu ini hampir 8 meter dengan ciri khas kepala besar, bibir menonjol, dan bertubuh lembek.

Hiu ini paling banyak dilihat di lepas pantai Hawaii, Jepang, dan California, dan diperkirakan bisa menyelam sampai kedalaman 3280 kaki, atau setara dengan 999 meter lebih. Makanan favorit hiu ini adalah plankton dan ubur-ubur.


  1. Hiu Macan

Hiu macan bisa tumbuh sampai 74,5 meter dan diberi nama macan karena ada garis-garis di tubuhnya ditambah dengan sifat ganasnya yang mirip kayak macan. Meskipun ganas, tapi hiu macan nggak pernah menyerang manusia.

Hiu yang paling menyerang manusia tetap hiu putih. Hiu ini bisa makan apa aja mulai dari cumi-cumi, ikan, ubur-ubur, krustasea, penyu, anjing laut, lumba-lumba, dan bahkan paus dan hiu lain yang terluka. Perairan hangat seperti di dekat khatulistiwa adalah lokasi favorit dari hiu macan, tapi hiu ini juga pernah ditemukan di tempat lain seperti perairan utara Jepang.


3 Spesies Ikan Hiu Paling Berbahaya3-Spesies-Ikan-Hiu-Paling-Berbahaya

  1. Hiu Goblin

Hiu Goblin punya tampilan fisik nggak biasa seperti tanduk panjang dan tajam di bagian dahi, deretan gigi setajam pisau yang mencuat keluar dari mulutnya, dan rahang kuat yang bisa meremukkan mangsanya.

Bayanginnya aja udah ngeri banget, kan? Tapi jangan khawatir, tempat tinggal hiu ini adalah lautan paling dalam, makanya jarang banget kelihatan sama manusia.


  1. Hiu Banteng

Kalau dilihat dari ukuran fisik, hiu ini sebenarnya termasuk kecil dibanding spesies lainnya. Tubuhnya cuma sepanjang 2-3 meter, tapi jangan salah, hiu ini dianggap paling berbahaya di dunia karena sifatnya sangat agresif, hidup di sungai, dan menjadi salah satu spesies hiu yang menyerang manusia.

  1. Hiu Martil

Hiu ini punya bentuk kepala unik persis kayak martil, dengan mata bundar besar di sisi kanan kiri martil ini, dan panjang martilnya bisa sampai 6 meter. Hiu ini juga dikenal super agresif dan nggak akan melepaskan mangsa sampai mangsanya kalah.

Ikan hiu berhasil menjadi salah satu alasan mengapa banyak orang tidak berani berenang di laut lepas. Meskipun sebenarnya hiu nggak menyerang dan makan manusia, tapi kemampuannya mencium darah dan barisan gigi super tajam bisa sangat mematikan.