Ikan Cupang: Negara Asal, Fakta Unik, Ciri Fisik, dan Beragam Jenisnya

Ikan cupang jadi salah satu jenis ikan paling populer di Tanah Air bahkan pernah viral banget di awal tahun 2020 kemarin. Dikenal juga dengan ikan aduan siam dan punya nama internasional “Betta fish”, ikan ini punya ukuran tubuh yang kecil tapi dengan ekor dan sirip panjang yang terlihat cantik saat berenang.

Selain cocok untuk mengisi akuarium di ruang tamu atau kolam kecil di taman depan rumah, ikan warna-warni ini juga bisa dijadikan bisnis lho. Pilihan warnanya benar-benar beragam, begitu juga dengan pola dan bentuk sirip serta ekornya.


Darimana Cupang Berasal?ikan-cupang


Cupang pertama kali ditemukan di Asia Tenggara di daerah aliran sungai, persawahan, parit drainase, dan dataran banjir yang hangat dengan suhu lebih dari 80 derajat Celcius. Sebelum akhirnya dikenal sebagai Betta fish tadi, ikan ini sering disebut The Jewel of the Orient (Permata dari Timur).

Meski di Indonesia ikan ini baru populer beberapa tahun terakhir, tapi sebenarnya cupang sudah ada dari ratusan tahun yang lalu lho, dan tempat asalnya sendiri adalah di lembah Mekong di barat daya Vietnam, yang kemudian menyebar ke Kamboja, Thailand, Indonesia, Malaysia, dan juga sebagian wilayah China.

Menurut catatan sejarah, ikan ini bahkan diperkirakan sudah masuk ke Thailand dan Malaysia sejak tahun 1800-an. Wah, udah lama banget ya. Kala itu, anak-anak kecil dari kedua negara tersebut sudah tertarik dengan cupang dan sering mencarinya di area sawah untuk selanjutnya diadu.


Fakta Unik dari CupangFakta-Unik-dari-Cupang


Mungkin nggak banyak yang tahu nih, kalau cupang termasuk dalam kelompok ikan labirin, yaitu ikan yang punya kemampuan unik untuk menghirup oksigen langsung dari udara dan juga mengambil oksigen dari insangnya, sehingga ikan ini dapat bertahan hidup meskipun di kondisi air yang sedikit.

Ada lagi nih yang mencengangkan, yaitu cupang dan jenis ikan labirin lainnya bisa tetap hidup bahkan tanpa air lho, tapi hanya untuk waktu yang singkat ya, dan dengan syarat tempat tersebut tetap lembab agar si ikan dapat menghirup udara di sekitarnya.


Ciri Fisik

Mungil dan cantik adalah dua kata paling cocok nih untuk menggambarkan fisik ikan cupang. Panjang tubuhnya cuma sekitar 6 – 8 cm lho, dan dengan bentuk tubuh datar meruncing. Bentuk ramping inilah yang membantu si ikan untuk melesat dengan mudah di air yang tergenang seperti kolam atau akuarium.

Warna tubuhnya sendiri sangat beragam tapi sebagian besar berwarna cerah dan dengan bentuk sirip yang juga berbeda-beda. Biasanya, cupang betina memiliki sirip yang lebih pendek, tubuh lebih kecil, dan warnanya lebih kalem kalau dibanding si jantan.

Tapi saat hidup di alam liar, cupang nggak ada yang punya sirip dan ekor indah dan panjang seperti yang ada di toko-toko ikan sekarang lho Siripnya pendek biasa dan kebanyakan berwarna hijau kusam.

Sedangkan cupang dengan warna-warna cantik yang banyak dijual saat ini adalah hasil dari pembiakan selektif (dikawin silangkan) selama bertahun-tahun untuk menciptakan warna dan variasi ekor yang menakjubkan.

Baca Juga:  Cara Budidaya Ikan Lele Di Terpal

Pembiakan ini menghasilkan cupang berwarna biru, kuning seperti kulit jeruk, warna pirus, hijau cerah, kuning keemasan, putih, merah muda, ungu cerah, dan banyak lagi. Warna ini dihasilkan dari pigmen kulit yang memancarkan warna cerah dan sisik di atasnya berubah rona saat dilihat dari sudut yang berbeda.

Warna yang berubah ini disebabkan oleh pembiasan cahaya dan karena cupang memiliki pigmen khusus yang disebut kromatofora.

Pigmen khusus inilah yang mengubah intensitas dan bayangan warna tubuh cupang tergantung lingkungan atau situasinya (apakah ia sedang menarik lawan jenis atau justru sedang merasa terancam). Cupang bisa bertahan hidup rata-rata 2 tahun saat di alam, tapi bisa 3 – 4 tahun di penangkaran.


Jenis Cupang Berdasarkan Bentuk EkorJenis-Cupang-Berdasarkan-Bentuk-Ekor


Ada banyak banget nih variasi ikan cupang, yang biasanya diklasifikasikan berdasarkan warna, pola, dan jenis ekornya. Berdasarkan bentuk ekornya, inilah 9 jenis cupang paling populer di sejumlah negara:


  1. Crowntail Betta

Crowntail Betta alias cupang ekor mahkota adalah salah satu yang paling populer karena punya ekor dan sirip menyatu yang melengkung indah mirip dengan mahkota. Tak heran jika harga cupang ini cukup mahal di pasaran dan termasuk cukup susah ditemukan dibanding jenis lainnya.


  1. Cupang Veiltail

Cupang Veiltail adalah variasi lain yang paling umum dan termasuk salah satu yang paling mudah untuk dikembangbiakkan. Cocok banget nih untuk orang yang ingin menjadikan cupang sebagai bisnis.

Si jantan dari variasi ini punya ekor menukik yang panjang dan mengarah ke bawah, dengan banyak variasi warna berbeda dan tampilan keseluruhannya cukup luar biasa. Tapi untuk si betina, warnanya cenderung lebih terang dan sirip serta ekornya lebih pendek tapi juga nggak kalah indah dari si jantan.


  1. Cupang Plakat

Jenis cupang yang satu ini mudah banget lho dikenali, karena dibanding jenis lainnya, cupang plakat punya ekor pendek yang membulat. Siripnya juga cukup pendek tapi terlihat indah karena ada motifnya.

Jenis cupang inilah yang dianggap sebagai bentuk tradisional yang banyak hidup di alam liar, dan saat dibeli pun biasanya lebih banyak dijadikan ikan aduan daripada sebagai ikan hias. Nama Plakat sendiri berasal dari bahasa Thailand “plakad”, yang berarti ikan aduan.


  1. Cupang Halfmoon

Jika diterjemahkan ke bahasa Indonesia, kata “Halfmoon” bermakna “bulan sabit”. Nah, persis seperti namanya, cupang jenis ini punya ekor dan sirip menyatu yang membentuk setengah lingkaran mirip dengan bentuk bulan sabit. Jika dilihat secara langsung, ikan ini cantik banget lho!

Nggak salah deh jika cupang Halfmoon dinobatkan sebagai jenis cupang tercantik yang paling banyak direkomendasikan oleh para pecinta ikan untuk dijadikan ikan hias di dalam akuarium rumah.

Warna cupang jenis ini juga tak kalah cantik kok dari bentuk siripnya, mulai dari hijau, biru, orange, hingga biru metalik kemerahan. Jenis ini dibiakkan secara ketat di penangkaran, jadi nggak bakal mungkin ditemukan di alam liar.

Pertama kali dikembangbiakkan pada 1980-an, cupang Halfmoon nggak butuh waktu lama nih buat populer di Eropa dan akhirnya terkenal secara internasional seperti sekarang. Tapi untuk pemula, jenis satu ini cukup sulit untuk dikembangbiakan ditambah perilakunya yang lebih agresif jika dibanding jenis lain.


  1. Cupang Ekor Ganda

Jenis ini menjadi salah satu yang paling unik karena bentuk ekornya yang terbelah dua, makanya disebut dengan ekor ganda. Biasanya, variasi ini punya sirip punggung yang lebih besar dan panjang dengan tubuh yang lebih pendek.

Tapi dibalik keindahan ekornya ini, ternyata ada faktanya cukup menyedihkan lho. Ekor ganda yang dimiliki ikan ini sebenarnya adalah hasil dari mutasi genetik yang menyebabkan ikan kesulitan bernafas dan biasanya menghasilkan umur yang lebih pendek dibanding jenis lain.

Baca Juga:  Budidaya Ikan Neon Tetra

Secara ilmiah, ekor ganda mengganggu kantung renang si ikan dan bisa membuat ikan lebih rentan terhadap busuk sirip dan penyakit sirip lainnya. Jadi untuk orang yang ingin punya cupang berumur panjang, jenis ekor ganda kayaknya kurang cocok nih, apalagi buat para pemula.


  1. Cupang Telinga Gajah / Cupang Dumbo / Betta Dumbo

Betta Dumbo adalah varietas yang paling nggak biasa karena ada banyak hiasan di tubuhnya dan dengan sirip dada sangat besar yang terlihat seperti telinga gajah di kedua sisi kepala cupang. Sirip ini bisa berwarna senada dengan tubuhnya tapi ada juga yang kontras.

Jenis ini bisa ditemukan di alam liar tapi dengan warna yang lebih kusam seperti abu-abu, hijau tua, atau coklat. Sedangkan di kalangan penjual ikan hias, Betta Dumbo punya warna yang lebih mencolok seperti biru cerah, pirus, atau merah kekuningan yang indah.


  1. Cupang Ekor Delta

Diberi nama Delta karena cupang jenis ini punya ekor yang berbentuk segitiga, mirip dengan simbol delta (∆) pada ilmu matematika. Ekor cupang ini menyempit ke arah tubuh dan melebar ke arah tepi.

Jenis ini bisa ditemukan dalam berbagai macam warna dan pola serta ada dua sub-varietas lho, yaitu delta standar dan super delta. Jenis kedua punya ekor yang lebih lebar dari jenis pertama. Harganya juga sedikit lebih mahal dibanding delta standar.


  1. Rosetail Betta / Cupang Ekor Mawar / Ekor Bulu

Sekali mendengar namanya saja sudah terbayang kan kalau ikan pastinya sangat indah, dan iya, nggak salah kok. Rosetail Betta memang punya ekor paling indah dari semua varietas cupang yang ada, dan membuatnya menjadi yang paling banyak dicari oleh pecinta cupang.

Fitur dari variasi ini adalah warna semburat bergaris pada bagian ekor dan sirip. Semburat warna ini memberikan tampilan yang mencolok pada ikan dan membuat sirip ekor terlihat seperti bunga mawar.

Tapi, penampilan mencolok ini harus dibayar mahal lho, baik dari segi harga maupun kesehatan si ikan. Sirip panjang pada ikan ini cenderung lebih rentan terhadap pembusukan sirip daripada varietas lain, dan si ikan juga lebih rentan menggigit ekor dan siripnya sendiri daripada varietas cupang berekor pendek.

Artinya, pemilik cupang jenis ini harus lebih sering memantau kondisi si ikan dan pemberian pakan serta vitamin juga harus super teratur plus berkualitas, supaya si ikan nggak mudah sakit, stress, atau mati.


  1. Cupang Ekor Bulat

Jenis ini sangat populer di toko-toko ikan pinggiran kota. Bentuk ekornya agak mirip dengan cupang delta tapi tanpa tepi lurus, sehingga bentuk ekornya membulat dan hampir melingkar, makanya diberi nama cupang ekor bulat.


Beragam Warna Ikan CupangBeragam-Warna-Ikan-Cupang


Warna ikan cupang sangat beragam dari yang paling cerah sampai putih polos dan hitam, dan banyak juga yang dua warna atau bahkan tiga. Beberapa cupang mungkin punya warna ekor, sirip, dan badan yang seragam, tapi ada juga yang berbeda. Enam warna cupang paling populer adalah sebagai berikut:


  1. Cupang Albino

Cupang Albino adalah jenis yang paling langka, nggak heran kalau harganya juga mahal. Sama seperti albino pada spesies hewan lainnya, ikan cupang albino nggak punya pigmentasi sama sekali, jadi warna tubuhnya benar-benar putih, dan warna matanya semburat merah muda atau kemerahan.

Budidaya cupang albino sangat sulit karena mereka sangat rentan dengan sinar UV yang sering mengakibatkan ikan menjadi buta pada usia muda.


  1. Cupang Hitam

Hitam adalah warna umum dari ikan cupang. Tapi jangan salah, warna hitamnya bukan sekedar hitam lho. Ada banyak banget nih hitamnya, dan salah satu yang paling terkenal adalah melano, yang paling populer karena warna hitamnya yang kaya.

Baca Juga:  Jenis Ikan Koki

Varian hitam lainnya adala hitam metalik atau tembaga, ada juga cupang hitam dua warna seperti black opal, black devil, dan black ice.


  1. Cupang Biru

Mirip dengan cupang hitam, ada banyak nuansa biru nih pada cupang biru. Warna yang paling umum adalah Steel Blue (biru keabu-abuan) dan Royal Blue (biru cerah namun tajam). Tapi ada juga biru pirus yang cantik seperti warna air pantai.


  1. Cupang Bening

Cellophane, atau lebih lebih akrab dengan sebutan cupang bening, sering disalah artikan sebagai ikan cupang albino yang langka. Padahal keduanya cukup berbeda lho.

Ikan bening ini memiliki warna putih campur merah muda yang soft, tapi warna ini bukan berasal dari kulitnya, melainkan warna bagian dalam ikan yang terlihat melalui kulitnya.

Sedangkan bagian ekornya sering berwarna hijau atau biru, tapi sebenarnya warna ini hanyalah warna cahaya yang melewati air tempat si ikan berenang, karena sebenarnya ikan ini nggak punya pigmentasi di bagian ekor dan siripnya.


  1. Cupang Merah

Cupang dengan warna ini adalah salah satu yang paling cantik buat dijadikan ikan hias dalam akuarium, karena warna merahnya cukup mencolok tapi tetap indah.

Warna merah ini bisa menyelimuti seluruh tubuhnya mulai dari kepala sampai ujung ekor, tapi ada juga yang cuma sebagai highlight di bagian sirip atau ekornya.


  1. Cupang Hijau

Warna hijau pada cupang ini biasanya hijau pekat tapi bisa dalam berbagai warna mulai dari pirus sampai hijau tua yang saat terkena cahaya tertentu bisa terlihat hampir hitam.


Macam-macam Pola Ikan CupangMacam-macam-Pola-Ikan-Cupang

Cara terakhir untuk mengklasifikasikan berbagai jenis cupang adalah melalui polanya. Pola yang muncul ini bukan secara alami tapi diciptakan lewat pembiakan selektif yang indukannya dipilih dengan cermat. Beberapa macam polanya adalah:


  1. Dragon Scale Betta / Cupang Sisik Naga

Pola cupang ini relatif baru tapi langsung menyedot perhatian banyak orang karena tampilannya yang nggak biasa. Persis seperti namanya, cupang jenis ini punya sisik tubuh yang mirip dengan kadal atau naga, dengan warna dasar tubuhnya merah tapi sisiknya berwarna metalik.


  1. Butterfly Betta / Cupang Motif Kupu-Kupu

Butterfly Betta adalah pola umum lain dari ikan cukup dan cukup khas. Cupang jenis ini biasanya punya warna tubuh solid yang memanjang ke pangkal sirip dan ekor, dan selebihnya berwarna lebih pucat atau warna-warni. Tapi kebanyakan, ekor dan siripnya berwarna putih atau bahkan transparan.


  1. Marble Betta

Marble Betta adalah variasi lain yang sangat populer karena jenis variasi warnanya juga sangat beragam dan dengan pola yang nggak beraturan mirip sama pola marmer. Hal paling unik dari jenis cupang ini adalah mereka mengembangkan warnanya dari waktu ke waktu.

Jadi mereka akan muncul warna tertentu satu minggu dan minggu berikutnya muncul warna yang berbeda. Tapi seiring bertambahnya usia, kemampuan ini akan melambat.


  1. Cupang Koi

Sudah pernah melihat ikan koi, kan? Nah, cupang yang satu ini punya motif persis seperti ikan koi, baik dari segi pola ataupun kombinasi warnanya. Karena sangat mirip, banyak orang menyebut cupang jenis ini sebagai ikan koi versi kecil.


Warna mencolok dan sirip yang melambai indah di air adalah dua alasan utama kenapa ikan cupang sangat populer. Permintaan pasar yang tinggi membuat ikan ini cocok banget untuk dijadikan bisnis, tapi juga tak masalah jika ingin sekedar dijadikan peliharaan di rumah.