√Ikan Air Tawar®

30 Jenis Ikan Air Tawar Konsumsi, Harga dan Gambarnya – Banyak sekali jenis ikan air tawar yang dapat dikonsumsi di Indonesia. Selain itu, rasa ikan air tawar tidak kalah enaknya dengan ikan dari laut. Jika kita sering mengonsumsi ikan air tawar, tubuh kita juga akan sehat dan bugar. Karena ikan ini memiliki manfaat yang kaya.

Ikan-Air-Tawar-Konsumsi

Harga ikan air tawar di pasar ikan dominan lebih murah daripada harga ikan air laut. Ini dipengaruhi oleh biaya dan energi untuk mendapatkan ikan. Di sini posisi ikan air tawar lebih mudah didapat daripada air laut. Jenis ikan air tawar apa yang akan didistribusikan kali ini?


Jenis Ikan Air Tawar Konsumsi

Berikut dibawah ini terdapat beberapa jenis ikan air tawar konsumsi, terdiri atas:


  1. Ikan Gurame

Ikan Gurame

Ikan yang sering ditemukan di restoran ini adalah ikan yang memiliki daging padat dan gurih. Persiapan khusus dari ikan mas biasanya dalam bentuk ikan mas asam manis dan ikan mas panggang. Harga ikan mas relatif mahal. Ikan ini biasanya dijual dengan harga Rp. 25.000 / kg.


  1. Ikan Lele

Ikan Lele

Jika Anda melewati jalan raya di malam hari, banyak dari kita memenuhi menu lele ini di pinggir jalan. Lele memang menjadi menu yang populer.

Ikan yang biasanya diolah menjadi lele goreng dan ikan lele goreng mengandung vitamin D yang cukup tinggi dan rendah asam lemak omega-3 dan tinggi asam lemak omega-6.

Harga ikan patin relatif murah. Di pasaran lele biasanya dijual dengan harga Rp.24.000, – / kg.


  1. Ikan Keting

Ikan Keting

Itulah nama umum yang diberikan untuk konsumsi ikan air tawar ini. Banyak nama diberikan untuk ikan yang satu ini, seperti kating, ririgi, libere, senggiringan, ndaringan, dan tendon.

Ikan ini memiliki kumis panjang, 3 sengatan atau patil, dan kulitnya halus. Anda harus hati-hati dengan tumpukan ikan yang satu ini. Karena jika kita mendapatkan tumpukan ini, kita akan menderita rasa sakit yang tak tertahankan untuk demam.


  1. Ikan Mas

Ikan Mas

Ikan yang memiliki rasa lezat juga banyak dibudidayakan di akuarium. Ini karena warna sisik ikan yang sangat indah. Jadi jangan heran jika banyak orang menyimpan ikan ini sebagai ikan hias daripada mengkonsumsinya.

Harga ikan mas tergolong menengah ke bawah. Ikan mas biasa dijual dengan harga Rp.24.000 / kg.


  1. Ikan Mujair

Ikan Mujair

Ikan yang akrab, bergizi, dan memiliki daging yang lezat kebanyakan ditemukan di sungai dan rawa. Banyak yang menyimpan ikan ini di kolam atau kolam.

Harga ikan nila cukup murah. Di mana ikan muajair biasanya dijual dengan harga Rp.24.000 / kg.


  1. Ikan Nila Merah

Ikan yang mirip dengan ikan nila ini tergolong ikan yang memiliki rasa yang tidak kalah enaknya dengan ikan air tawar lainnya. Selain itu, ikan ini juga mudah dibudidayakan.

READ MORE :  √Cara Membedakan Cupang Hias dan Cupang Aduan®

Harga nila merah tergolong menengah ke bawah. Di mana nila merah biasanya dijual dengan harga Rp. 17.500, – / kg.


  1. Ikan Nila Hitam

Ikan Nila Hitam

Ikan yang memiliki rasa sangat lezat ini adalah ikan yang kaya akan manfaat. Beberapa manfaat nila hitam adalah sebagai berikut:

  • Dapat mengencangkan otot
  • Sebagai sumber kalori rendah kalori
  • Dapat mengaktifkan hormon serotin
  • Dapat meningkatkan kecerdasan otak

Ketersediaan nila hitam relatif melimpah. Jadi tidak heran lagi jika harga nila hitam relatif lebih murah. Harga nila hitam biasanya dijual dengan harga Rp. 25.000 / kg.


  1. Ikan Tombro

Ikan Tombro

Kandungan protein yang relatif tinggi dari ikan tombro ini memiliki banyak peminat. Selain itu, tombro memiliki daging yang lezat dan lezat.

Anda dapat menemukan tombro di daerah sungai atau danau. Terutama tempat yang tidak terlalu dangkal dan air yang mengalir. Ikan ini juga suka hidup berkelompok.


  1. Ikan Wader

Ikan Wader

Siapa yang tidak kenal ikan penyeberang yang satu ini. Ikan ini yang sangat populer di masyarakat Asia Tenggara dan India adalah ikan yang memiliki banyak permintaan.

Ikan wader dapat ditemukan di rawa atau sungai. Biasanya ikan wader diproses sebagai lauk sayuran atau hanya makanan rigan. Harga ikan wader biasa dijual dalam jumlah Rp.17.000 / kg.


  1. Ikan Baung

Ikan Baung

Ikan ini, yang biasanya diproses dengan dipesmol atau acar kuning dan dipanggang, biasanya memiliki daging yang sangat lezat. Ikan Baung dapat tumbuh hingga 20 kg per ekor.


  1. Ikan Bawal

Ikan yang sering berjalan beriringan dengan udang biasanya berenang dengan membentuk kelompok-kelompok kecil. Harga bawal cukup murah. Ikan Bawal biasanya dijual dengan harga Rp.10.000, – / kg.


  1. Ikan Belida

Ikan Belida

Ikan ini, yang memiliki nama lain, ikan pisau kembali atau lopis, adalah habitat alami di sungai Musi, tepatnya di Sumatera Selatan. Tetapi sekarang Anda dapat menemukan ikan ini di Jawa, Kalimantan, atau di Semenanung Malaya.

Ikan belida di Palembang biasanya diolah menjadi kerupuk atau pempek. Tetapi karena ikan ini jarang ditemukan, pempek diganti dengan makarel.


  1. Ikan Belut

Ikan Belut

Ikan panjang dan licin ini memiliki banyak bahan yang baik untuk tubuh manusia. Manfaat ikan sidat adalah sebagai berikut:

  • Sebagai pencegahan anemia
  • Tingkatkan stamina
  • Pengobatan kanker
  • Sumber protein

Harga belut cukup tinggi. Ikan sidat biasanya dijual dengan harga Rp.35.000 / kg.


  1. Ikan Betok

Ikan yang memiliki banyak kandungan gizi adalah ikan yang tidak banyak disukai oleh kebanyakan orang. Namun jika kita mengkonsumsi ikan ini, kita akan mencegah kepikunan, meningkatkan kecerdasan, mencegah osteoporosis, dan banyak manfaat lainnya.

Ikan betok cukup mudah ditemukan. Ikan betok biasanya hidup di sungai, sawah, rawa, atau bahkan parit. Anda bisa memancing ikan ini dengan umpan kriket atau cacing.


  1. Ikan Betutu

Ikan Betutu

Mungkin ikan betutu belum terkenal di dunia masakan Indonesia. Namun nama ikan ini dikenal luas di berbagai belahan dunia.

Ikan betutu juga memiliki daging yang lezat dan mahal. Ikan ini biasanya dijual dengan harga Rp 150.000 hingga Rp 180.000 / kg.


  1. Ikan Biawan

Ikan Biawan

Ikan yang memiliki daging dan telur lezat bisa tumbuh mencapai telapak tangan orang dewasa. Ikan yang masih satu keluarga dengan ikan mas adalah ikan yang unik. Mereka akan menghubungi mulut saat bertemu dengan ikan serupa.

Di Kabupaten Kutai Kartanegara, distribusi ikan cukup merata. Mereka sebagian besar ditemukan di sungai atau di rawa-rawa selama musim kemarau. Orang biasanya menangkap ikan ini menggunakan jaring yang memiliki pelampung.

READ MORE :  √Cara Pemijahan Neolamprologus Tretocephalus®

  1. Ikan Bilih

Ikan ini, yang biasanya diolah dengan cara dikeringkan dan direndam, merupakan ikan konsumsi penting di Sumatera Barat. Total produksi bilih di Danau Singkarak pada tahun 2003 mencapai 352,3 ton.


  1. Ikan Gabus

Konsumsi ikan air tawar dari gabus atau ikan kutukan adalah ikan yang biasa ditemukan di perairan yang hampir punah. Seperti danau, sungai, rawa, sawah, hingga saluran air di dekat rumah kita.

Ikan gabus biasanya memakan makanan seperti berudu, katak, serangga, hingga ikan kecil. Oleh karena itu ikan ini sering dianggap hama jika mereka memasuki kolam budidaya ikan.


  1. Ikan Hampala

Ikan Hampala

Selain disukai sebagai konsumsi ikan air tawar, pemancing ikan juga menyukai ikan yang satu ini. Anda dapat menemukan ikan berlubang di reservoir, danau, atau di sungai yang mengalir deras, dasar berlumpur atau berpasir, dan jernih.

Ikan berlubang ini termasuk ikan predator. Mereka akan memangsa ikan yang lebih kecil darinya.


  1. Ikan Jelawat

Ikan Jelawat

Ikan yang tersebar di Sumatra, Kalimantan, Malaysia, dan Thailand adalah ikan pemakan tumbuhan (Herbivora). Istilah lain dari ikan tersebut adalah ikan berlemak hitam dan ikan sultan.

Ikan jelawat sebagian besar dibudidayakan dengan keramba bambu seperti di Riau, Jambi, Kampar, dan Kalimantan. Berat ikan jelawat bisa mencapai 10 kg per ekor.


  1. Ikan Jendil

Ikan Jendil

Ikan air tawar konsumsi selanjutnya dan banyak ditemui di bengawan solo ini merupakan ikan jendil. Ikan ini biasa diolah menjadi sayur lodeh atau hanya digoreng biasa.

Ikan ini sejenis dengan ikan patin. Perbedaannya, ikan jendil memiliki tubuh yang lebih kecil dan memanjang serta lemaknya relatif sedikit.


  1. Ikan Nilem

Ikan Nilem

Ikan yang banyak dibudidayaakan di daerah Tasikmalaya ini merupakan ikan yang banyak mengandung sodium glutamat dalam tubuhnya. Hal ini disebabkan ikan nilem ini sering memakan makanan seperti ganggang air atau phytoplankton. Rasa ikan nilem lebih gurih dari ikan air tawar lainnya.

Selain itu ikan nilem juga mempunyai banyak manfaat untuk kita. Berikut manfaat ikan nilem lainnya:

  • Dapat menghilangkan pegal-pegal
  • Dapat melancarkan peredaran darah
  • Dapat menghilangkan jaringan kulit mati
  • Dapat menghilangkan stress
  • Dapat menghilangkan kulit pecah-pecah

Dan masih banyak lagi manfaat dari ikan nilem ini. Harga ikan nilem biasa dijual dengan nilai Rp.12.000,- s/d Rp.14.000,- /kg.


  1. Ikan Patin

Ikan Patin

Ikan yang masih satu keluarga dengan ikan lele ini merupakan ikan yang memiliki kandungan gizi yang cukup tinggi. Ikan patin memiliki rasa yang tidak kalah nikmat dengan ikan lele. Oleh karena itu jangan lewatkan untuk menyediakan menu istimewa ikan patin di meja makan anda.

Harga ikan patin biasa dijual dengan harga Rp.16.000,- /kg.


  1. Ikan Tambera

Ikan Tambera

Ikan yang masih satu keluarga dengan ikan mas ini tergolong makanan kelas menengah ke atas. Ikan yang banyak ditemui di sungai yang berarus deras ini dapat mencapai panjang hingga 1 meter.

Sebutan lain dari ikan tambera atau semah adalah ikan tambra untuk daerah Jawa, ikan Kancra untuk daerah Sunda, ikan curong atau batak untuk daerah Toba, ikan sapan untuk daerah Kalimantan, dan ikan kelah atau ikan mahseer untuk Malaysia.


  1. Ikan Seluang

Ikan Seluang

Ikan yang bertubuh kecil ini jika digoreng hingga kering menghasilkan daging yang gurih serta renyah. Di daerah Sumatra Selatan biasa menyebut ikan ini dengan sebutan ikan seluang batang.

Ikan seluang ini selain dimanfaatkan sebagai ikan konsumsi, ikan ini juga dapat menyembuhkan oestoporosis (pengeroposan tulang). Hal ini dikarenakan ikan seluang memiliki kandungan kalsium yang tinggi.

READ MORE :  √Mengenal Ikan Bidadari (Angelfish)®

  1. Ikan Sepat

Ikan Sepat

Jika anda sering mengkonsumsi ikan sepat, anda layak saya acungi jempol. Ikan yang biasa diolah sebagai ikan asin atau hanya hiasan akuarium ini merupakan ikan yang kaya manfaat. Berikut manfaat ikan sepat bagi tubuh:

  1. Dapat menstabilkan tekanan darah tinggi
  2. Mengurangi resiko stroke
  3. Mengurangi resiko kanker
  4. Kaya vitamin B2 dan Vitamin D yang baik untuk kesehatan tulang dan kulit.
  5. Kaya omega 3 yang dapat mencegah penuaan dini

  1. Ikan Sidat

Ikan Sidat

Kandungan gizi yang tinggi membuat ikan sidat menjadi ikan konsumsi yang patut di coba. Negara yang merupakan importir dan konsumen terbesar dunia adalah Amerika, Jepang, Eropa, dan Taiwan.

Mungkin banyak orang yang mengira ikan ini mirip dengan ikan belut. Belut dan sidat ini beda jauh. Perbedaan ikan sidat dan ikan belut adalah sebagai berikut:

  • Ikan sidat biasa hidup di air, sedangkan belut biasa hidup di lumpur.
  • Di kepala ikan sidat terdapat sirip, sedangkan kepala ikan belut tidak ada sirip.

Harga ikan sidat biasa dijual dengan kisaran Rp.160.000,- s/d Rp.245.000,- /kg.


  1. Ikan Tawes

Ikan Tawes

Di dunia internasional ikan ini lebih dikenal dengan sebutan ikan Silver Barb dan Java Barb. Ukuran tubuh ikan yang sedang dan banyak dibudidayakan di kolam ini merupakan jenis ikan yang juga banyak dikonsumsi oleh masyarakat. Khususnya daerah Asia Tenggara.

Kerabat ikan nilem ini mempunyai banyak julukan nama di Indonesia. Seperti sebutan ikan badir untuk daerah jawa, ikan lawak atau lalawak untuk daerah melayu, dan ikan turub hawu untuk daerah sunda. Ada pula yang menyebut ikan ini dengan sebutan ikan lampam jawa.


  1. Ikan Toman

Ikan Toman

Ikan air tawar yang digemari selanjutnya adalah ikan toman. Ikan yang biasa dimasak dengan olahan gulai, bakar, dan sup ini memiliki daging yang putih dan lembut. Ikan toman ini biasanya juga dijadikan ikan asin dan dijual di daerah jawa.

Para penggila mancing menyukai ikan yang satu ini karena tarikannya yang kuat. Hal inilah yang disukai para pemancing. Hingga di negara Singapura memelihara ikan toman ini di saluran air dan kolam-kolam sebagai arena rekreasi memancing.

Ikan toman muda meiliki warna yang indah. Maka tak heran selain ikan ini digunakan sebagai ikan konsumsi ikan ini juga dimanfaatkan sebagai ikan hias.


  1. Ikan Pedih

Ikan Pedih

Jenis ikan air tawar konsumsi selanjutnya adalah ikan pedih. Ikan ini memiliki banyak sebutan, seperti ikan batak (Danau Toba Sumatra Utara), ikan larangan (Sumatra Barat), ikan semah (Sumatra Selatan), ikan dewa atau keramat (Kuningan dan Semedang), ikan kebaro, ikan kerling, dan ikan gegaring

Anda dapat menemukan ikan ini pada habitat aslinya yaitu di Aceh Tengah. Arti nama ikan pedih di sana adalah ikan yang sebenarnya atau rajanya dari para ikan. Konon, hanya raja dan tokoh masyarakat saja yang boleh mengkonsumsi ikan pedih ini. Oleh karena itu ikan pedih digunakan sebagai lambang kesejahteraan masyarakat Aceh Tengah.

Ikan pedih adalah ikan yang tergolong mahal. Karena ikan ini termasuk ikan yang jarang ditemukan. Hampir sulit menemukan ikan yang satu ini di pasar setiap hari. Harga ikan pedih di jawa tengah dihargai Rp.650.000,- /kg.


Demikian Pembahasan Tentang 30 Jenis Ikan Air Tawar Konsumsi, Harga dan Gambarnya

Semoga Penyampaian dalam Artikel ini Bermanfaat Bagi Semuanya…!!!


Share this: