Cara Budidaya Ikan Red Devil

Diposting pada

Cara Budidaya Ikan Red Devil : Budidaya Ikan Red Devil atau Setan Merah merupakan salah satu ikan yang masih menemukan tempat di hati para penggemar ikan hias.

Ikan ini masih tercantum keluarga siklid yang masih tercantum tipe ikan predator untuk ikan – ikan kecil yang lain.

Ataupun diucap carnivore sebab metode memakannya dengan komsumsi tipe daging berbentuk ikan – ikan kecil yang lain.

Cirinya ialah ikan ini mempunyai gigi yang sangat tajam buat menangkap mangsanya. Sesungguhnya ikan ini masuk kalangan yang dapat diucap ikan buas.

Perilaku yang menonjol pada ikan ini yang jadi energi tariknya yakni sebab gemar berkelahi, tidak heran jika penampilannya ikan ini senantiasa dinamis, sigap serta kilat responsive mempunyai energi rangsang besar terhadap area.

Tetapi dibalik sifatnya itu, tampilannya sangat mempesona bila kita mencermati lebih dalam lagi tentang seluk beluk ikan ini.

Energi tarik terhadap ikan inilah yang membuat para penggemarnya meyukai untuk membudidayakan.

Cara Budidaya Ikan Red Devil

Terdapat beberapa hal yang diperhatikan buat membudidayakan ikan ini yang antara lain selaku berikut:

ikan red devil terbesar

  • Perbandingan Jenis

Membudidayakan ikan Red Devil ini terkategori lumayan susah, sebab watak ikan ini yang suka berkelahi.

Terkadang indukan betina bisa – bisa jadi bulanan ikan pejantan sebab digigit olehnya. Buat membedakan ikan indukan jantan serta betina Red Devil bukanlah susah.

Indukan jantan mempunyai badan yang lebih besar serta melebar ke atas, umumnya kepala pejantan terdapat benjolan / nongnong.

Sebaliknya indukan betina mempunyai badan kecil serta biasanya tidak mempunyai nongnong.

  • Tempat Pemijahan

Tempat pemijahan senantiasa memerlukan wadah yang khusus buat ikan ini. Dapat memakai akuarium dimensi 100 cm x 50 cm x 40 centimeter.

Dengan ketingiian permukaan air mencapai 30 cm buat tipe ikan ini air yang dipakai dapat pula menggunakan air ledeng namun wajib diendapkan terlebih dahulu yakni dekat 24 jam.

Yang wajib dicermati, buat tipe ikan ini hendaknya akuarium pemijahan wajib dilengkapi perlengkapan aerator bertekanan rendah yang bermanfaat selaku menyuplai oksigen dalam air aquarium.

Umumnya para peternak hendak menempatkan sebagian pecahan genteng di bagian bawah permukaan aquarimum, perihal ini ialah startegi supaya bisa menolong ikan indukan buat menempatkan para telurnya nanti.

  • Proses Pemijahan

ikan red devil dilarang

Jika sejoli indukan Red Devil ini sudah berusia untuk reproduksi, maka keduanya harus segera dimasukkan ke dalam akuarium pemijahan dikala pagi hari.

Jika proses masa perjodohan lancar serta berlanjut menuju tahap reproduksi, bila ini berjalan lancar umumnya pada malam harinya indukan betina telah memijah.

Serta biasanya telur yang sudah dibuahi hendak melekat pada permukaan pecahan genteng ataupun bawah akuarium.

Jika pemijahan sudah berakhir hingga indukan betina Red Devil dapat diambil serta dipindahkan ke wadah lain.

Namun indukan jantan tidak perlu turut dipindahkan serta biarkan tetap terletak di akuarium pemijahan buat bertugas menjaga telur yang hendak menetas.

  • Perawatan Benih

Bila proses pemijahan sudah berjalan lancar, selanjutnya dalam waktu kurang lebih 3 hari hingga benih – benih ikan Red Devil sudah bisa nampak.

perbedaan ikan red devil dan nila

Yang terjalin umumnya indukan jantan hendak melindungi serta menjaga anakan Red Devil dengan baik. Untuk ini dapat dicermati kalau hingga usia 3 hari benih ikan tidak perlu diberi pakan.

Namun kita baru hendak berikan pakan jika anakan telah berusia 4 hari berbentuk kutu air yang sudah disaring terlebih dahulu dengan keadaan yang sangat lembut.

  • Keadaan Air

Pada masa pemeliharaan benih, kebersihan air dalam akuarium wajib dicermati. Temperatur air wajib tetap standar, kapasitas air wajib dikurangi dekat 20% nya dari semula.

Caranya dengan menyifon dengan memakai selang air kecil. Kemudian buanglah air di bawah akuarium yang banyak sisa pakan kotoran, lalu kemudian gantilah dengan air yang baru sebanyak 20%.

  • Pendederan

Jika wadah berbentuk akuarium atau tempat lainnya yang dipakai proses pemijahan telah tidak mencukupi lagi hingga benih ikan Red Devil wajib segera dipindahkan ke dalam kolam pendederan.

Buat kepentingan pendedaran, kolam pendederan dapat mengenakan kolam semen berdimensi 200 cm x 200 cm x 40 cm .

Dengan permukaan dengan ketinggian air 30 cm serta menggunakan air ledeng tetapi yang telah diendapkan sepanjang 24 jam terlebih dulu.

  • Pemberian Pakan

Selaku pakan untuk benih ikan Red Devil ini bisa berupa pakan kutu air sampai benih berusia 20 hari. Sehabis berusia lebih dari 20 hari, baru dapat diberi pakan cacing sutra buat memacu pertumbuhannya.

Serta buat melindungi stamina benih agar kesehatan ikan terjamin, hendaknya air di dalam kolam dibuang sebanyak sepertiganya tiap 2 kali seminggu. Kemudian di isi kembali kolam dengan air yang baru sebanyak sepertiganya pula.

Demikian Pembahasan kali ini tetang Cara Budidaya Ikan Red Devil Secara lengkap dan jelas, semoga bermanfaat jangan lupa di share sobat ikan.co.id