Budidaya Ikan Sidat

Cara Budidaya Ikan Sidat Dengan Untung menjanjikan : ikan sidat merupakan jenis ikan air laut yang dapat hidup di air tawar yang memeiliki bentuk tubuh memanjang seperti belut, hanya saja yang membedakannya terdapat sirip di atas badannya. Ikan sidat belum begitu familiar di Indonesia, pamornya masih kalah dengan ikan jenis lain. Meskipun begiku manfaat yang terkandung didalam ikan sidat tidak kalang dengan kandungan ikan salmon yang memiliki harga jual tinggi.

Budidaya Ikan Sidat

Di Jepang ikan ini sangat diminati dan menjadi primadona yang dikenal dengan nama unagi. Tidak mengherankan jika sebagian masyarakat Indonesia juga mengenal nama ikan ini dengan nama ikan unagi. Ikan ini memiliki nilai ekonomis yang cukup tinggi dan banyak diekspor ke Asia Timur. Karena potensi tersebutlah budidaya ikan jenis ini mulai perhitungkan.

Sebelumnya ikan sidat ditangkan padi alam liar untuk dijual. Akan tetapi, karena jumlahnya yang semakin menipis membuat ikan ini susah untuk ditemukan di alam liar dan muali di bududayakan. Budidaya ikan sidat dapat memberikan keuntungan bagi pelaku usaha yang sebanding dengan permintaan pasar yang cukup tinggi, khususnya pasar Asia Timur.

Potensi dan keuntungan dari budidaya ikan ini juga cukup besar. Hal tersebut dikarenakan jumlah permintaan pasar di Asia Timur khususnya di Korea Sealan dan Jepang sangat tnggi. Dan pengekspor utama dari kedua negara tersebut, yaitu Vietnam dan Cina semain berkurang jumlahnya, dikarenakan limbah yang mengotori lautan  di kedua negara tersebut mengurangi jumlah produksi. Harga ikan sidat di pasaranpun juga cukup mahal bahkan dapat mencapai Rp 180.000,- per kilogram.


Cara Budidaya Ikan Sidat

1.    Siapkan Kolam

Kolam dari ikan sidat biasanya terbuat dari bahan tanah, terpal, atau beton. Sesuaikan dengan modal awal yang kalian milki untuk pembuatan kolam ikn sidat ini. Namun, biasanya betani ikan sidat menggunakan kolam beton dengan alasan kolam beton lebih mudah diatur suhu dan sirkulasi airnya apabila dibandingkan dengan penggunaan jenis kolam lain. Dalam budidaya ikan sidat sirkulasi air harus berjalan sehingga seperti layaknya sirkulasi air pada habitat aslinya. Oleh karena itu, untuk memelihara ikan sidat dibutuhkan filter kolam.


2.    Atur Suhu Kolam

Untuk menjaga kesehatan dari ikan sidat, suhu di dalam kolam haruslah dikontrol, apabla tidak ikan sidat aka sahit dan tidak terlihat segar. Suhu yang tepat untuk melakukan budidaya ini bekisar antara 28 sampai dengan 32 derajat selsius. Sebenarnya, suhu tersebut tergantung juga dengan jenis ikan sidat yang di buddayakan, hal tersebut dikarenakan ikan sidat memiliki beberapa jenis dan jenis-jenis tersebut mmbutuhkan suhu yang berbeda.


3.    Atur Ph Air

Ph air dari kolam budidaya ikan sidat haruslah normal, itu berarti tingkat Ph kolam haruslah 7 sampai dengan 8. Hal tersebut dimaksutkan untuk menjaga kandungan oksigen kolam agar ikan sidat tidak setres.


4.    Siapkan Bibit Ikan Sidat

Dalam menyiapkan bibit, pilihlah bibit unggul dari ikan sidat, meskipun saat ini bibit tersebut cenderung sulit karena berkurangnya produsen atau petani ikan sidat, tetapi bukan tidak mungkin untuk mendapatkan bibit ikan sidat yang unggul, bibit yang dapat menghasilkan ikan besar dan tidak mudah terserang penyakit dalam perkembangannya.


5.    Siapkan Pakan Ikan sidat

Dalam budidaya ikan sidat pakan dari ikan sidat cukup beragam dan memiliki peran penting dalam budidaya. Pakan tersebut dibedakan menjadi pakan alami dan pakan buatan. Pakan alami dari ikan sidat adalah cacing sutra. Sedangkan untuk pakan buatannya biasanya berupa palet, palet tersebut disesuaikan dengan usia dari ikan sidat itu sendiri.

Baca Juga:  Ternak Ikan Mas

6.    Pendederan Ikan Sidat

Pendeneran ikan sidat memiliki dua tahapan. Tahapan pertama dilakukan pada masa pemeliharaan antara 45 sampai dengan 50 hari. Tahap kedua dilakukan ketika ikan sidat tersebut sudah mulai memiliki pikmen warna yang unik atau ketika usianya telah mencapai 3  bulan.


7.    Panen Ikan Sidat

pada umumnya dalam budidaya ikan sidat proses pemanenan dilakukan setelah ikan tersebut mencapai berat 180 sampai dengan 230 gram per ekornya.

Budidaya ikan sidat memanglah memiliki potensi yang besar meskipun belum banyak masyarakat Indonesia yang membudidayakan ikan tersebut. Namun, terdapat tantangan yang besar pula dalam proses pembudidayaan tersebut.


Akhir Kata

Demikianlah ulasan dari ikan.co.id mengenai Budidaya Ikan Sidat, semoga bisa bermanfaat untuk anda.